PLARIUSMODIFIKASI101

Kisah Hidup Kembar Siam Paling Fenomenal Di Dunia

Wednesday, December 14, 2016
Kembar siam adalah kondisi dimana tubuh bayi kembar menyatu disebabkan zigot yang ada pada bayi kembar tersebut tak bisa terpisah secara sempurna. Sebuah penelitian menyatakan bahwa kasus kembar Indonesia sering terjadi dalam satu diantara 200.000 kelahiran. Selama ini kasus kembar siam yang sering terjadi dialami oleh kembar dua. Belum pernah ditemukan kasus kembar siam lebih dari dua anak. Kebanyakan harapan hidup bagi kembar siam tak selalu tinggi. Ada beberapa kasus kembar siam yang baru lahir dan hanya beberapa jam saja mampu bertahan hidup. Namun tak sedikit juga kembar siam yang mampu bertahan hidup hingga usia dewasa meski kebanyakan diantara mereka pada akhirnya memiliki kelainan bawaan. Meski demikian, rasa semangat yang dimiliki membuat mereka tetap kuat dan mampu menjalani kehidupan layaknya orang normal lain. Sahabatanehdidunia.com berikut kembar siam fenomenal di dunia versi anehdidunia.com.


Lori Schappell & Dori “George” Schappell



Lahir pada tanggal 18 September 1961, kembar siam perempuan asal Amerika Serikat ini memiliki kondisi yang dinamakan craniopagus atau kembar siam dempet kepala. Kondisi ini membuat Dori – yang kemudian lebih akrab dipanggil George mengalami kelainan bawaan yang membuat pertumbuhan dirinya lebih lambat seperti tinggi badan serta ruang gerak yang terbatas dibandingkan saudara kembarnya Lori. Karena itulah George dalam aktivitasnya dibantu dengan kursi roda khusus. Awal cerita mengapa Dori kemudian bernama George adalah terkait dengan masalah orientasi seksualnya. Sahabat anehdidunia.com Dori saat itu merasa kondisi dan jiwanya lebih laki-laki meski terlahir sebagai perempuan. Oleh karena itu Dori memutuskan nama George sebagai namanya setelah sebelumnya juga sempat mengganti nama menjadi Reba. Jika diperhatikan mungkin kondisi fisik mereka berdua seperti mustahil untuk melakukan aktivitas normal pada umumnya. Namun anda jangan salah, tekat dan semangat yang mereka bawa nyatanya berhasil mengantar kesuksesan bagi mereka berdua. Lori adalah seorang pemain bowling yang sukses sementara George merupakan musisi country yang terkenal di Amerika Serikat. Bahkan dia sempat menerima penghargaan dari LA Music Award sebagai Best New Country Artist! Tak pelak, kembar siam yang unik ini menjadi fenomenal di dunia tak hanya karena kondisi fisiknya namun juga prestasinya.


Ladan Bijani & Laleh Bijani



Tahun 2003 publik dunia dikejutkan dengan pemberitaan mengenai kembar siam asal Iran yakni Ladan Bijani dan Laleh Bijani. Wanita cantik yang saat itu berusia 29 tahun mengalami kondisi kembar siam dempet kepala dan mengalami banyak sekali cerita dramatis dalam hidupnya. Lahir di tahun 1979 dari seorang ibu bernama Maryam Safari dan ayah Dadollah Bijani, mereka berdua sempat hilang di rumah sakit karena dokter yang menangani kelahirannya harus bertolak ke Amerika Serikat pada saat revolusi Iran. Kejadian itu membuat Ladan dan Laleh kecil terpisah dari kedua orangtuanya dan diadopsi oleh Dr. Alireza Safaian. Setelah beberapa tahun berpisah, akhirnya Dadollah menemukan keberadaan kedua anaknya tersebut serta menuntut hak asuh. Walaupun Dadollah memenangkan perebutan hak asuh, kembar siam cantik ini lebih memilih tinggal bersama Safaian. Sahabat anehdidunia.com singkatnya, gadis yang sama-sama menyelesaikan kuliahnya di bidang hukum ini memiliki mimpi yang berbeda dimana Ladan ingin menjadi pengacara sementara Laleh ingin menjadi seorang jurnalis. Karena motivasi inilah mereka bertekad untuk melakukan operasi pemisahan kepala demi memuluskan jalan meraih impian masing-masing. Setelah ditolak untuk menjalani operasi di Jerman, Ladan dan Laleh akhirnya menemukan Dr. Keith Goh yakni dokter ahli syaraf dari Singapura dan melakukan serangkaian prosedur operasi pemisahan meski mereka tahu resiko yang dihadapi sangat besar. 6 Juli 2003, Ladan dan Laleh menjalani operasi dengan dibantu puluhan dokter dan ratusan staff. Namun karena kondisi pembuluh vena mereka yang menyambung dan berbagi hampir 30% materi otak, Ladan menghembuskan nafas terakhirnya dan disusul Laleh 1,5 jam kemudian setelah dua hari mengalami fase kritis. Dan saat ini tanggal 17 Januari dikenal dengan Hope’s Day.


Donnie Galyon & Ronnie Galyon



Pasangan kembar ini merupakan pemilik rekor sebagai kembar siam tertua yang ada di dunia versi Guinness World of Record. Donnie Galyon dan Ronnie Galyon lahir di Ohio, Amerika Serikat pada tanggal 28 Oktober 1951 dan mengalami kondisi kembar siam dempet mulai sternum hingga pangkal paha dan berbagi organ dalam tubuh sehingga tidak dapat dipisahkan. Kembar siam dari pasangan suami istri bernama Wesley Galyon dan Eileen Galyon ini tak pernah mengenyam pendidikan karena pada saat itu sekolah-sekolah seolah apatis dengan kembar siam sehingga kembar Galyon ini buta huruf semenjak kecil. Hal inilah yang mungkin membuat sang ayah memutuskan untuk membawa Donnie dan Ronnie Galyon tampil di berbagai pertunjukan untuk beratraksi dengan kondisi kembar siamnya tersebut dengan dukungan dari Sembilan saudaranya yang lain. Mungkin terlihat seperti “eksploitasi anak”, namun hal tersebut dilakukan Wesley untuk mendidik kedua anak kembarnya mandiri dan mampu menghasilkan uang sendiri. Selama hampir 30 tahun melakoni pekerjaan di dunia hiburan tersebut, mereka berdua memutuskan untuk berhenti dan kembali membangun rumah baru untuk mereka sendiri dari hasil jerih payah mereka bekerja selama ini. Dengan kondisinya tersebut, Donnie dan Ronnie Galyon menjalani aktivitasnya dengan memakai kursi roda yang dirancang khusus untuk kondisi mereka. Sahabat anehdidunia.com meski telah berhenti bekerja di dunia hiburan khususnya seni pertunjukan namun pria-pria ini mempunyai program acara televisi yang menceritakan kehidupan pribadi mereka seperti Discovery Channel Documentary dan Channel Five yang masing-masing tayang di tahun 1998 dan 2009 dan yang terbaru pada tahun 2010, stasiun TLC menayangkan acara dokumentasi mereka berjudul The World’s Oldest Conjoined Twins Move Home.


Abby Hansel & Brittany Hansel



Dua gadis yang terlahir kembar siam ini juga bisa jadi contoh semangat yang menginspirasi. Bagaimana tidak? Abigail Loraine Hensel dan Brittany Lee Hensel terlahir dengan kondisi bernama dicephalic parapagus yang membuat mereka secara fisik dua kepala namun dalam satu tubuh. Itu artinya mereka hanya memiliki dua tangan dan dua kaki namun organ-organ dalam seperti perut, hati, paru-paru dan sumsum tulang belakang sendiri-sendiri. Alih-alih putus asa, dua gadis cantik yang lahir pada 7 Maret 1990 ini justru menjalani kehidupan sehari-hari layaknya orang normal lainnya. Sahabat anehdidunia.com kondisi fisiknya yang tak sama dengan orang lain membuat Abby dan Brittany dibiasakan melatih sistem koordinasi mereka untuk beraktivitas sehari-hari. Seperti misalnya berenang, bersepeda, menyetir mobil dan lain sebagainya. Secara medis kondisi kepala Brittany cenderung miring ke kiri sehingga menyebabkan dia terlihat lebih pendek dibandingkan Abby. Namun, dengan segala kekompakan dan sikap koordinatif mereka sendiri kehidupan normal pun bisa dinikmati kedua gadis yang memiliki daudara perempuan dan laki-laki ini. Atas semangat dan keunikannya mereka menjadi perbincangan di media seperti Life Magazine dan sempat diundang untuk acara The Oprah Winfrey Show.

Kondisi fisik yang kurang sempurna tak melunturkan semangat yang dimiliki kembar siam fenomenal di dunia ini. Mereka yakin bahwa mimpi, rasa syukur, cinta dan penerimaan adalah hal yang mampu menguatkan dan menghidupkan nyawa pada diri mereka. Bahkan mereka yang telah meninggal pun masih menyisakan harapan bagi yang lain. Sahabatanehdidunia.com semoga semangat kembar siam di atas menjadi energi positif dan cara lain kita semua untuk lebih bersyukur kepada Tuhan YME.

Sumber referensi:
http://oddculture.com/top-10-conjoined-twins/
https://en.wikipedia.org/wiki/Ladan_and_Laleh_Bijani
https://en.wikipedia.org/wiki/Ronnie_and_Donnie_Galyon
https://en.wikipedia.org/wiki/Specialist_(rank)
https://en.wikipedia.org/wiki/Abby_and_Brittany_Hensel