PLARIUSMODIFIKASI101

Kesalahan Ringan Yang Hampir Meledakan Amerika

Monday, September 18, 2017
Dalam pekerjaan selalu dituntut untuk melakukan sesuatu dengan teliti, namun kadang kesalahan sering terjadi akibat kecerobohan yang dilakukan oleh para pekerja. Selain bisa membahayakan diri sendiri, kesalahan ringan pun bisa membuat sebuah negara hampir lenyap menghilang dari bumi. Seperti yang akan kita tampilkan dibawah ini karena kecerobohan ringan dapat menimbulkan dampak yang sangat fatal seperti yang dialami negara Amerika. Tercatat 5 kali negara Amerika hampir terkena Nuklir oleh mereka sendiri. berikut kesalahan ringan yang hampir melenyapkan Amerika versi anehdidunia.com


24 Januari 1961 Goldsboro, North Carolina



Saat OCD Operation Chrome Dome yang bertujuan untuk menjaga pesawat bersenjata nuklir tetap terbang sepanjang waktu tengah berlangsung di sepanjang Eastcoast, sebuah B-52 Stratofortress yang mengangkut dua bom hidrogen Mark 39 mengalami kebocoran bahan bakar di sayap kirinya. Dalam perjalanan kembali ke Seymour Johnson Air Force Base, sang pilot kehilangan kendali. 6 dari 8 kru pesawat segera keluar ketika pesawat itu mulai berputar. Dua buah bom nuklir seberat 3,9 megaton terhempas dari pesawat yang berputar tak terkendali itu dan akhirnya jatuh. Salah satu bom jatuh terperosok 17 meter ke dalam tanah pertanian yang basah dan inti uraniumnya tidak dapat diselamatkan. Sedangkan bom lainnya berhasil membuka parasut beserta 3 dari 4 tombol pengamannya, sehingga jatuh dengan perlahan. Satu satunya yang mencegah bom ini tidak meledak hanyalah sebuah tombol kecil yang bertegangan rendah.


18 September 1980 Launch Complex 374-7 Van Buren County, Arkansas



Saat sedang menambah tekanan pada tangki oksidator level 2 Titan II Missile, yang dilengkapi 9 megaton hulu ledak nuklir W53, seorang teknisi tanpa sengaja menjatuhkan sebuah wrench socket (kunci sok) sejauh 24 meter ke bawah, sebelum menyalakan tangki bahan bakar roket level satu. Tangki bahan bakar bertekanan tinggi itu pecah dan mulai membanjiri missile silo dengan bahan bakar hipergolik bernama aerozine 50. Roket tersebut runtuh dan aerozine secara spontan bercampur dengan nitrogen tetroksida dilevel dua. Ledakan dahsyat yang terjadi menghempaskan launch door seberat 740 ton sejauh 183 meter dan meluncurkan hulu ledak nuklir. Hulu ledak tersebut terhempas 30 meter dari lokasi peluncuran, namun karena fitir keamannya, benda ini tidak meledak.


11 Maret 1958 Mars Bluff, South Carolina



Saat melakukan penerbangan dari Savannah, georgia menuju Bruntingthorpe Air base, Inggris dalam rangka latihan terbang, kapten dari B-47 bomber menyadari adanya masalah dengan pin pengunci bom fisi Mark 6 seberat 30 kiloton yang ia bawa. Ketika kapten Kulka duduk di atas bom untuk memeriksanya, seorang juru bom di pesawat tanpa sengaja menarik tuas darurat mekanisme pelepasan bom. Bom tersebut jatuh melalui bomb bay doors, namun untungnya Kulka berhasil menghindar tepat waktu. Jatuhnya bom tersebut menciptakan kawah sedalam 11 meter dan menghancurkan rumah penduduk, namun inti plutoniumnya tidak meledak. Menurut cerita, seorang petugas patroli mendengar adanya transmisi radio dari sang juru bom di pesawat ketika insiden itu terjadi mengatakan "Oh shit, I dropped the damn thing."


1945-1946 Los Alamos National Lab New Mexico



Demon Core merupakan sebuah bom plutonium seberat 6.2 kg yang menyebabkan 2 insiden. Insiden pertama, sebuah tungsten carbide brick jatuh ke inti bom, sehingga menciptakan reaksi berantai yang menyebabkan para ilmuwan terpapar radiasi tingkat tinggi. insiden kedua, inti bom yang dilapisi dua berilium berbentuk setengah lingkaran, dikerjakan secara manual dengan tangan manusia. Sebuah obeng yang digunakan untuk menahan lapisan itu tergelincir sehingga inti bom menjadi sangat kritis dan memancarkan kilatan cahaya berwarna biru. Sembilan hari kemudian seorang peneliti yang mengerjakan bom tersebut tewas akibat keracunan radiasi sedangkan 3 orang lainnya meninggal dalam beberapa dekade akibat penyakit terkena radiasi juga. Bom plutonium ini akhirnya digunakan dalam Able Detonation test of the Crossroads series di bikini Atoll pada 1 juli 1946.


5 Februari 1958 Tybee Island, Georgia



Pada jam 2 pagi, sebuah pesawat B-47 bomber yang membawa bom nuklir Mark 14 Mod 0 bertabrakan dengan F-86 fighter jet dalam sebuah simulasi pertempuran. Pesawat F-86 akhirnya jatuh setelah sayapnya hancur namun pesawat B-47 mampu tetap terbang dengan kondisi tangki bahan bakar yang bocor. Untuk mencegah terjadinya ledakan saat mendarat, bom seberat 7600 pon yang dijuluki complete weapon abomb with a nuclear capsule, dijatuhkan di pesisir Tybee island georgia. Meski telah dilakukan pencarian secara besar besaran, namun bom tersebut tidak pernah ditemukan dan diduga terkubur sedalam 5 meter di dasar laut Wassaw Sound.

referensi;
https://www.youtube.com/watch?v=zv35WOq0OT8