Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Buku Yang Memprediksi Masa Depan Ternyata Benar Terjadi

Buku biasanya digunakan penulisnya sebagai tempat menyimpan berbagai informasi yang ia ketahui untuk dibaca oleh orang lain, dan buku juga biasa diisikan oleh cerita – cerita nyata ataupun khayalan belaka yang bertujuan untuk menghibur pembacanya. Penulis buku biasanya mendapat inspirasi menulis mereka dari banyak hal, ada yang dari kehidupan mereka sehari – hari, pengalaman mereka ataupun orang di sekeliling mereka, bahkan dari imajinasi mereka. Hal ini memang sebuah kekayaan dari eksplorasi manusia terhadap sebuah peristiwa dan kekuatan daya otak yang keindahannya dapat kita baca pada buku yang mereka tulis. Tahukah sahabat anehdidunia.com? Ternyata ada beberapa buku fiksi yang entah bagaimana caranya, penulisnya berhasil menerka apa yang akan terjadi di masa depan, yang hampir 100% mirip dengan cerita di buku mereka. Berikut adalah Buku Yang Telah Memprediksi Masa Depan versi anehdidunia.com

Buku “They Shoot Horses, Dont They?” Karya Horace McCoy


Buku “They Shoot Horses, Dont They?” adalah buku suram tiada henti yang diterbitkan pada tahun 1935. Buku ini menceritakan tentang seorang pemuda bernama Robert yang pindah ke Los Angeles untuk memasuki industri film. Ketika Robert mencoba untuk mendapatkan pekerjaan sebagai pemain “Ekstra” dalam sebuah film, ia bertemu dengan Gloria, seorang wanita muda yang ingin menjadi Aktris. Setelah keduanya gagal mendapatkan pekerjaan, mereka memutuskan untuk mengikuti tarian maraton. Masalahnya adalah, tarian maraton ini adalah sebuah pawai kematian yang bisa berlanjut selama berminggu – minggu. Satu – satunya jeda yang didapatkan kontestan adalah waktu istirahat selama 10 menit setelah 1 jam 50 menit menari. 

Pasangan yang bertahan paling lama akan mendapatkan hadiah $1.000 (sekitar 13 juta rupiah, dengan kurs Rp. 13.500/ Dollar Amerika), para peserta pun diberi makan selama kontes. Diterbitkan pada pertengahan tahun 1930 an, buku ini ditulis sebagai metafora tentang penderitaan orang – orang selama depresi hebat. Namun, hari ini dapat dilihat sebagai pelopor nyata dari acara reality show di TV. Pada kenyataannya, orang – orang secara sukarela melakukan hal – hal yang secara fisik dan mental membuat mereka kelelahan dan malu. Semua hanya demi uang dan ketenaran sesaat mereka. Yang dimana novel ini memprediksi sesuatu dimasa depan, salah satunya seperti acara “Fear Factor” yang membuat orang – orang secara sukarela melakukan hal aneh dan bahkan menjijikan demi uang.

Buku “Childhood’s End” Karya Arthur C. Clarke


Buku “Childhood’s End” ditulis oleh seorang penulis fiksi ilmiah terkenal bernama Arthur C. Clarke. Buku ini menceritakan tentang Bumi yang diinvasi oleh sekelompok alien bernama “The Overlords”. Namun alien ini tidaklah ganas, dan mereka malah menyembunyikan diri dari pandangan manusia. Melalui juru bicara mereka di PBB (Perserikatan Bangsa – Bangsa), mereka mengatakan bahwa mereka akan mengungkapkan jati diri mereka kepada manusia setelah kurun waktu 50 tahun.

Selama 50 tahun tersebut, para alien ini memperbaiki kehidupan di Bumi dalam banyak hal, seperti ketidak tahuan, kemiskinan, kelaparan, dan penyakit. Tentu para alien ini juga membantu perkembangan teknologi manusia. Salah satu teknologi tersebut adalah sejenis “Virtual Reality” yang tampak seperti sebuah film, namun sangat realistis sehingga sulit membedakan antara dunia nyata dan film. Clarke menyebutnya “The Programs”, yang dapat menarik semua indera dan membiarkan orang untuk menjadi seseorang yang sangat berbeda dari dirinya sendiri, bahkan bisa menjadi tanaman. Buku ini seolah memprediksi apa yang akan manusia miliki dimasa depan, kini kita memiliki perangkat canggih yang serupa, yakni “Virtual Reality”, dimana kita dapat merasakan apa yang ditampilkan dengan alat canggih ini seolah terasa nyata, bahkan saat kita menggunakannya untuk bermain game.

Buku “Neuromancer” Karya William Gibson


Buku karya William Gibson yang bernama “Neuromancer” ini diterbitkan pada tahun 1984. Tidak hanya melahirkan genre “Cyberpunk”, buku ini juga memprediksi mengenai dunia maya dan internet.
Buku ini menceritakan seseorang bernama Case, ia adalah mantan hacker komputer dan pecandu narkoba. Sebelum buku ini dimulai, Case dipecat dari pekerjaannya dan sistem sarafnya diracuni. Sehingga ia tidak dapat masuk kedalam dunia maya yang disebut “The Matrix”. Jutaan orang dapat memasuki The Matrix, yaitu sebuah dunia maya 3 dimensi yang menarik semua indera. 

Suatu hari, Case bertemu dengan seorang pengusahan misterius yang mengatakan bahwa ia dapat membantu Case untuk bisa masuk kembali kedalam The Matrix, namun sebagai imbalannya, Case harus menyelesaikan sebuah hack yang sangat sulit. Memang pada tahun terbitnya buku ini, internet sudah ada, namun hanya beberapa Universitas saja yang menggunakannya (belum secara umum). Dan buku ini secara tidak sengaja meramalkan apa yang terjadi dimasa kini, dimana internet bisa diakses dan menghubungkan banyak orang (seperti The Matrix), dimana kini banyak orang kecanduan dengan online.

Buku “Player Piano” Karya Kurt Vonnegut


Buku Player Piano adalah buku novel debut Kurt Vonnegut yang diterbitkan pada tahun 1952, dan buku ini menceritakan tentang masa depan yang tidak begitu jauh, 10 tahun setelah perang dunia ketiga. Sejak orang – orang dibutuhkan dalam perang, pabrik dirancang agar lebih otonom (otomatis). Selain itu, pasar saham dikendalikan oleh komputer yang memberi tahu pabrik berapa produk yang dibutuhkan dunia. Hal ini menyebabkan pengangguran besar – besaran, dan hanya manager dan insinyur dengan gelar doktor yang mendapatkan pekerjaan dan orang lainnya dapat bergabung dengan Korp. Rekonstruksi dan Reklamasi, dimana mereka hanya melakukan pekerjaan yang tidak berguna, atau mereka dapat memilih untuk bergabung dengan tentara. 

Namun, tentara pun kehilangan maknanya, karena tidak ada yang perlu diperjuangkan. Buku Player Piano ini mengisahkan  bagaimana sistem otomatis bisa membuat hidup orang menjadi kehilangan arti dan tujuan. Kita memang masih jauh dari kisah ini, namun dampak serba otomatis kini memang membuat banyak orang mulai kehilangan pekerjaan, dimana banyak pabrik ataupun perusahaan yang menggantikan tenaga manusia dengan mesin dan sistem kecerdasan buatan seperti robot.

Buku “Earth” Karya David Brin


David Brin terkenal setelah ia menulis buku berjudul “The Postman”, yang dibuat menjadi film yang sangat buruk oleh sutradara Kevin Costner. Dan buku Earth diterbitkan pada tahun 1989, dimana cerita dalam buku ini berlangsung ditahun 2038. Buku ini memiliki plot, dan buku ini kurang lebih adalah prediksi Brin tentang masa depan. Jika sahabat ingin tahu plot tersebut, itu adalah sebuah “Black Hole” buatan yang jatuh kedalam inti Bumi, para Ilmuwan hanya memiliki waktu setahun untuk memperbaiki masalah ini, atau Bumi akan musnah! Buku ini memiliki beberapa karakter yang berperan penting, dan melalui para karakter ini, Brin mengeksplorasi seperti apa kehidupan dimasa depan. 

Dan saat ini, ada website yang mencatat prediksinya (website ini menemukan ada 50 prediksi dalam buku Earth), dan 14 prediksi dikonfirmasi telah menjadi kenyataan. Beberapa prediksi Brin yang tepat adalah pemanasan global, naiknya permukaan air laut, hancurnya tanggul di sungai Mississippi. Bencana besar lainnya yang terprediksi dari buku ini adalah bencana nuklir Fukushima, Jepang. Pada tahun 1990, orang – orang mengetahui internet, namun Brin secara akurat meramalkan “World Wide Web” ditemukan oleh Tim Berners-Lee setahun setelah buku ini diterbitkan. Dalam “The Net”, begitulah Brin menyebutnya, akan ada sebuah “Page” yang penuh dengan hyperlink. Brin pun juga berfikir bahwa jaringan ini akan digunakan oleh gerai berita dan wartawan, bersama dengan orang – orang yang ingin mengekspresikan diri. Akhirnya, dia juga meramalkan tentang virus spam dan trojan horse.

Sumber:
earthbydavidbrin.pbworks.com/w/page/15607657/Predictions
davidbrin.com/earth.html
discovermagazine.com/2007/jun/the-discover-interview-david-brin
books.google.ca/books
bbc.com/news/technology-33976695
pcworld.com/article/167670/neuro.html
business.financialpost.com/fp-tech-desk/post-arcade/how-arthur-c-clarke-predicted-video-games-and-virtual-reality-in-1953
film.avclub.com/do-hollywood-movies-come-any-bleaker-than-they-shoot-ho-1798240703