PLARIUSMODIFIKASI101

Minuman Menjijikan Tapi Berkhasiat Luar Biasa

Friday, January 04, 2019
Bagi pecinta kuliner, mungkin tak akan pernah berhenti untuk mencicipi makanan-makanan yang belum pernah mereka coba. Bahkan, mereka tak akan ragu untuk mencicipi kuliner yang terbilang ekstrem, seperti misalnya jangkrik atau kalajengking yang digoreng. Ternyata, selain makanan, minuman juga ada yang terbilang ekstrem, bahkan menjijikkan, yang mungkin tak semua orang mau meminumnya. Uniknya, minuman menjijikkan ini rupanya memiliki khasiat untuk kesehatan tubuh kita. Berikut ini adalah minuman yang tergolong paling menjijikkan di dunia, namun ternyata memiliki khasiat untuk kesehatan kita.

Darah ular

Darah ular

Minuman yang satu ini sudah banyak dikenal di Indonesia, meskipun awalnya terlihat menjijikkan. Minuman darah ular, terutama ular kobra, ternyata memiliki khasiat untuk kesehatan, seperti menyembuhkan penyakit kulit berupa ensim, koreng, panu, dan kadas. Menurut berbagai penelitian, darah dari ular ini memiliki kandungan antialergi dan antigatal. Tentu kandungan inilah yang akan memberikan dampak positif bagi kulit.

Khasiat lainnya dari darah ular adalah menyembuhkan lemah syahwat, kencing manis, sampai dengan menyembuhkan penyakit tekanan darah tinggi. Siapa sangka, bahwa darah ular ini memiliki berbagai khasiat untuk tubuh.

Meski demikian, meminum darah ular ini bukan tanpa efek samping. Efek samping yang sering muncul karena meminum darah ular ini adalah munculnya bakteri yang membuat badan kita tak sehat. Bakteri-bakteri itu adalah Salmonella, Esherichia Coli, Shigella, Yersinia, dan Campylobacter. Semua bakteri itu bisa membuat kita nyeri perut, diare, mual, muntah, yang disertai dengan demam. Jadi, buat kalian yang ingin mencoba untuk meminum darah ular, sebaiknya berhati-hati.

Jus katak

Jus katak

Kalian bisa mencoba untuk minum jus katak ini di negara Peru. Orang-orang di Peru yakin bahwa jus katak ini dapat menyembuhkan impotensi dan meningkatkan gairah seksual. Bahan utama minuman ini adalah katak air dari Danau Titaca yang letaknya amat terpencil.

Untuk membuat resep minuman ini dibutuhkan satu ekor katak hidup. Katak ini dihantam ke meja sampai mati, dikuliti, lalu dimasukkan ke blender. Kemudian ditambahkan bahan-bahan campuran seperti wortel, akar tanaman maca Peru, dan madu. Setelah jadi, jus itu terlihat berwarna hijau dengan tekstur ringan.

Meski menjijikkan, khasiat dari jus katak ini menurut warga Peru antara lain adalah dapat menyembuhkan penyakit asma, osteoporosis, sampai kelelahan, selain juga tambahan keuntungan peningkat libido bagi pria.

Meski khasiat kesehatan minuman ini sangat diyakini oleh penduduk Peru, Tomy Villanueva, dekan di Medical College of Lima mengatakan bahwa tidak ada bukti ilmiah jika jus amfibi tersebut bisa mengobati penyakit apapun. Para ilmuwan sudah menyatakan bahwa khasiat minuman ini adalah hoax, yang berarti khasiatnya tidak bisa dibuktikan kebenarannya.

Namun tetap saja minuman ini menjadi minuman yang populer bagi masyarakat Peru. Hal itu terlihat dari lakunya minuman ini di Peru. Beberapa pedagang kaki lima mengatakan bahwa mereka membuat jus dari sekitar 50 sampai 70 katak per hari. Toko-toko di Peru memiliki tangki yang menyimpan katak hidup yang siap diblender dan diminum.

Ttongsul

Ttongsul

Minuman beralkohol di Korea Selatan umumnya terbuat dari beras dan anggur. Namun, ada satu minuman beralkohol yang dinilai cukup ekstrem. Minuman itu bernama ttongsul. Menurut Vice Japan, ttongsul yang berarti 'arak tinja', sesuai namanya dibuat dari bahan dasar feses manusia. Arak ini merupakan minuman kesehatan tradisional Korea.

Ttongsul atau kadang disebut Ddongsul saat ini sudah sangat sulit dicari. Konon hanya sedikit orang yang masih bisa membuatnya di zaman modern ini. Pria bernama Dr. Lee Chang Soo yang berprofesi sebagai ahli pengobatan tradisional Korea mengaku bahwa dia adalah salah satu dari sedikit orang yang tahu bagaimana cara membuat minuman langka ini.

Menurut Lee, ttongsul dapat dibuat dengan dua cara. Cara pertama dengan menampung kotoran manusia di pispot atau tampon yang berisi kotoran manusia. Pispot ini kemudian diiisi dengan alkohol dari sulingan air gandum dan di dalamnya diletakkan sebuah tongkat bambu. Kemudian larutan ini harus diendapkan selama berbulan-bulan agar terjadi fermentasi sempurna. Jika sudah jadi, larutan alkohol dan feses tadi tinggal disaring dan araknya bisa disimpan untuk dikonsumsi.

Cara yang lebih singkat adalah dengan mencampurkan alkohol dan kotoran dan difermentasikan selama beberapa hari saja. Tetapi karena cara pembuatannya yang singkat, menurut Lee ttongsul seperti ini kualitasnya tidak sebagus ttongsul yang dibuat dengan cara pertama.

Minuman ini diyakini memiliki banyak khasiat untuk kesehatan, seperti dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan membantu penyembuhan patah tulang. Tetapi memang sudah tidak banyak lagi orang Korea yang memilih pengobatan tradisional dengan konsumsi arak ini.

Wine ular

Wine ular

Selain ada minuman darah ular, ada juga wine yang terbuat dari ular. Wine Ular ini merupakan satu minuman beralkohol yang dibuat dengan mencampurkan ular ke dalam anggur beras atau gandum.

Untuk pembuatannya, ilar dibiarkan larut dalam alkohol hingga mengeluarkan ekstrak racun. Racun tersebut dipercaya tak berbahaya bagi kesehatan lantaran sudah dinetralkan menggunakan cairan etanol sehingga kandungan racun tidak aktif.

Menurut beberapa kepercayaan, minuman anggur ular tersebut bisa menyembuhkan keluhan mata rabun, rambut rontok, hingga untuk meningkatkan vitalitas sebagaimana yang kerap kali dipromosikan di Vietnam.

Minuman ini kali pertama tercatat dikonsumsi di Tiongkok pada masa Dinasti Zhou Barat yang memerintah sekitar tahun 1040 hingga 770 SM. Kemudian, minuman tradisional yang dipercaya mampu mengembalikan kesegaran tubuh ini tersebar ke berbagai daerah, semisal ke India, Vietnam, dan berbagai daerah di Asia Tenggara.

Wine ular ini sendiri terbagi ke dalam dua jenis. Jenis pertama adalah wine dengan larutan ular utuh. Seekor ular berbisa dilarutkan ke dalam toples gelas anggur beras atau alkohol gandum. Kadang-kadang ini dicampurkan dengan ular kecil dan berbagai tanaman obat. Larutan itu kemudian dibiarkan selama berbulan-bulan supaya benar-benar larut.

Sedangkan jenis kedua adalah menggunakan ular sebagai bahan campuran. Caranya yaitu cairan segar dari tubuh ular dicampur langsung ke dalam alkohol siap konsumsi. Biasanya ini dilakukan dengan cara mengiris bagian perut ular, kemudian mengalirkan darahnya ke dalam alkohol.

Variasi dari minuman ini yakni anggur empedu ular yang dilakukan melalui metode yang sama dengan menggunakan isi kantung empedu, dan anggur jantung ular yang mengandung jantung ular yang masih berdetak.

Teh dari kotoran panda

Teh dari kotoran panda

An Yanshi, seorang pakar satwa liar asal Tiongkok, punya ide yang cukup brilian, meski menjijikkan. Diketahui, di Indonesia ada kopi luwak, yang terbuat dari kotoran luwak. Dari situlah, An Yanshi lalu punya ide serupa, yaitu membuat teh yang terbuat dari kotoran panda.

Ternyata, mirip dengan kopi luwak, teh kotoran panda ini juga memiliki harga yang sangat mahal, bahkan harganya melebihi harga kopi luwak. Diketahui, minuman teh kotoran panda ini memiliki harga mencapai lebih dari Rp 800 juta per kilogramnya. Karena itulah, teh kotoran panda ini mendapat predikat sebagai teh termahal sedunia.

Teh kotoran panda ini diyakini sangat bermanfaat dan bergizi bagi tubuh. Pasalnya, panda hanya menyerap 30 persen dari nutrisi makanan mereka, dan 70 persen mengendap di sisa kotorannya. Nutrisi yang 70 persen inilah yang akan terdapat dalam kandungan teh kotoran panda. Panda sendiri sering memakan bambu, yang kaya akan nutrisi dan mampu mencegah kanker. Karena itulah, teh kotoran panda ini juga memiliki khasiat untuk mencegah kanker.

Itulah minuman-minuman paling menjijikkan di dunia, namun memiliki khasiat. Tertarik untuk mencicipi salah satu dari minuman menjijikkan di atas?

referensi 
https://halosehat.com/gaya-hidup/kebiasaan-buruk/bahaya-minum-darah-ular-kobra
https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20151103112446-262-89105/menikmati-jus-katak-yang-kaya-manfaat
https://www.merdeka.com/gaya/jijik-arak-khas-korea-ini-terbuat-dari-kotoran-manusia.html
http://travel.tribunnews.com/2018/04/17/snake-wine-minuman-esktrim-yang-berisi-potongan-tubuh-ular-berbisa-yang-didiamkan-berbulan-bulan?page=all
https://www.viva.co.id/arsip/264331-teh-termahal-di-dunia-dari-kotoran-panda
https://www.idntimes.com/food/dining-guide/birgitta-angie/6-minuman-esktrim-ini-juga-bermanfaat-bagi-tubuh-kita-lho/full



close