PLARIUSMODIFIKASI101

Kisah Ogopogo, Ular Raksasa yang Bersembunyi di Danau Kanada

Monday, February 25, 2019
Jika bicara soal monster yang hidup di danau, maka nama Monster Loch Ness alias Nessie kerap kali menjadi nama yang pertama kali muncul di benak orang. Hal yang wajar karena meskipun keberadaan Nessie masih simpang siur hingga sekarang, banyaknya topik dan dokumentasi yang menyinggung makhluk ini menyebabkan minat publik akan Nessie seolah tidak pernah surut.

Namun bagi kalangan cryptozoologis atau orang yang tertarik akan keberadaan hewan misterius, Nessie bukanlah satu-satunya monster danau yang menarik untuk dicari tahu keberadaannya. Nun jauh di Kanada sana, ada monster danau lain yang tidak kalah menarik. Monster tersebut adalah Ogopogo yang dipercaya mendiami Danau Okanagan. Dan tidak seperti Nessie yang bukti-bukti dokumentasinya kebanyakan berkualitas rendah dan banyak disisipi hoax, dokumentasi soal Ogopogo terbilang jauh lebih rapi.

Ular Ogopogo

“Katalog mengenai film dan video yang menampilkan Ogopogo jumlahnya lebih banyak dan berkualitas lebih baik dibandingkan dengan (video) Loch Ness yang pernah saya lihat, dan saya percaya sebagian di antaranya menguatkan kalau seekor makhluk besar, hidup, dan masih belum diketahui ada di dalam danau,” kata cryptozoologis John Kirk yang tinggal di negara bagian British Columbia.

Kisah mengenai Ogopogo dapat ditelusuri hingga ke masa di mana orang-orang Eropa belum menginjakkan kakinya di Amerika Utara. Sahabat anehdidunia.com menurut kepercayaan suku Indian yang tinggal di Kanada, ada legenda mengenai sosok misterius penghuni Danau Okanagan yang bernama N'ha-a-itk atau Nataika. Sosok tersebut digambarkan sangat haus darah dan kerap meminta tumbal persembahan kepada manusia.

Jika ada orang yang nekat menyeberangi danau tanpa memberikan tumbal di danau, maka Nataika bakal menyerang orang tadi. Oleh karena itulah, ribuan tahun yang lalu penduduk sekitar danau selalu membawa ayam atau hewan kecil lainnya untuk dibunuh dan dilemparkan ke danau setiap kali mereka hendak menyeberang.

Legenda Nataika sendiri menggambarkan makhluk yang bersangkutan bukan sebagai hewan buas atau semacamnya, melainkan sebagai semacam roh penjaga danau. Seiring perkembangan zaman, legenda mengenai Nataika perlahan-lahan menghilang. Namun ceirta angker seputar Danau Okanagan masih tetap mengendap – kali ini dalam wujud makhluk misterius yang tidak lain adalah Ogopogo.

Menurut cryptozoologis Karl Shuker, nama Ogopogo untuk menyebut hewan yang bersangkutan aslinya diambil dari sebuah lagu asal Inggris keluaran tahun 1924 yang berjudul The Ogo-Pogo: The Funny Fox-Trot. Lagu itu sendiri bercerita tentang seseorang yang sedang mencari Ogo-Pogo, sejenis makhluk kecil dan lucu yang merupakan hasil persilangan dari serangga kokopet dan ikan paus. Tidak diketahui mengapa lagu tersebut kemudian malah digunakan untuk menjuluki makhluk yang mendiami Danau Okanagan.

Danau Okanagan

Sebelum kita membahas lebih jauh soal Ogopogo, ada baiknya kita membahas sedikit soal Danau Okanagan yang dipercaya sebagai tempat bernaungnya Ogopogo. Danau Okanagan terletak di negara bagian British Columbia dan berjarak kurang lebih 400 kilometer di sebelah timur Vancouver. Danau tersebut memiliki panjang 135 km, lebar maksimum 5 km, dan kedalaman rata-rata 76 m.

Menurut sejumlah kesaksian, Ogopogo digambarkan sebagai makhluk raksasa yang bertubuh panjang, berwarna gelap, dan memiliki beberapa buah punuk di punggungnya. Kepalanya digambarkan berbentuk panjang dan terlihat menyerupai kepala ular, domba, kuda, atau buaya. Sahabat anehdidunia.com sejumlah saksi menambahkan kalau Ogopogo memiliki semacam daun telinga atau tanduk di kepalanya. Saksi lain menggambarkan kalau Ogopogo pada awalnya terlihat menyerupai batang kayu biasa, namun kemudian menunjukkan pergerakan yang serupa dengan gerakan makhluk hidup.

Dari sekian banyak video yang diklaim menampilkan Ogopogo, salah satu yang paling terkenal adalah sebuah video berdurasi satu menit yang diambil oleh Arthur Folden di tahun 1968. Pada awalnya, Folden melihat ada sesuatu yang besar dan terlihat menyerupai makhluk hidup di tengah-tengah permukaan air yang tenang. Folden yang penasaran kemudian langsung mengeluarkan kameranya untuk merekam sosok misterius tersebut.



Hampir setengah abad berlalu, saluran televisi National Geographic kemudian melakukan pembahasan khusus mengenai video ini. Berdasarkan investigasi mereka, sosok yang terekam dalam video Folden disimpulkan memang menampilkan sejenis hewan, namun hewan yang bersangkutan bukanlah hewan raksasa macam Ogopogo seperti yang dispekulasikan oleh orang-orang. Hewan yang terekam dalam video mungkin aslinya adalah burung atau berang-berang yang sulit dikenali dari kejauhan.

Lantas, apakah penjelasan dari National Geographic tersebut juga bisa digunakan untuk menjelaskan sosok lain yang muncul dari klaim para saksi? Layaknya monster danau yang lain, beragamnya detail kesaksian menyebabkan tidak ada penjelasan baku yang bisa digunakan untuk menjelaskan seluruh kesaksian mengenai sosok misterius yang muncul di Danau Okanagan.

Apa yang disebut sebagai Ogopogo mungkin aslinya adalah makhluk yang sudah diketahui manusia, misalnya duyung manatee, sturgeon, atau bahkan sejenis ikan dayung yang normalnya hanya bisa ditemukan di laut dalam. Bisa juga Ogopogo aslinya adalah sejenis hewan air purba yang lolos dari kepunahan dan bertahan hidup di danau.

Jika menurut penjelasan lain, apa yang dilihat oleh orang-orang sebagai Ogopogo mungkin aslinya bukanlah makhluk hidup, melainkan batang kayu biasa yang terapung di air. Penjelasan ini nampaknya tidak masuk akal mengingat batang kayu yang terapung tidak bisa menimbulkan percikan di permukaan air secara mandiri. Namun karena Danau Okanagan memiliki karakteristik geografis yang unik, gelombang yang tercipta di danau ini kadang-kadang terlihat berbentuk panjang layaknya riak yang ditimbulkan oleh hewan yang sedang berenang.

Penjelasan ini juga sejalan dengan kondisi di sekitar danau. Di kawasan setempat, industri pengolahan kayu merupakan salah satu sektor industri terpenting. Sebagai akibatnya, timbunan batang kayu yang jumlahnya mencapai puluhan ribu bukanlah pemandangan langka di Danau Okanagan. Sahabat anehdidunia.com bisa saja kayu tersebut ada yang hanyut terpisah dan kemudian terlihat seperti Ogopogo oleh orang-orang yang melihatnya dari kejauhan.

Karena keberadaan Ogopogo masih belum bisa dibuktikan dengan hanya bermodalkan pengamatan di permukaan danau, penyelidikan ke dalam danau pun sempat dilakukan selama beberapa kali. Salah satunya pada tahun 1991 dengan memakai kapal selam mini dan wahana tanpa awak yang dikendalikan dari jarak jauh. Penyusuran secara intensif dilakukan di titik terdalam danau. Namun penyelidikan tersebut gagal menemukan keberadaan Ogopogo ataupun jejak-jejak yang mungkin ditinggalkannya semisal jejak bangkai dan tulang.

Meskipun begitu, antusiasme publik akan Ogopogo nyatanya toh tetap tidak surut. Pada tahun 2011 silam, beredar video yang diambil oleh Richard Huls dan diklaim menampilkan sosok Ogopogo. Menurut artikel Vancouver Sun, Huls tidak sengaja melihat penampakan tersebut saat dirinya tengah mengunjungi kilang anggur setempat.

“Itu jelas-jelas bukanlah ombak. Warnanya lebih gelap. Ukurannya, beserta fakta kalau mereka tidak sejajar dengan riak gelombang menunjukkan kalau itu adalah sesuatu yang lain daripada yang lain,” kata Huls saat mengomentari video yang direkamnya. Namun mereka yang skeptis meyakini kalau apa yang direkam oleh Huls aslinya bukanlah makhluk hidup, melainkan batang kayu yang jumlahnya lebih dari satu.

Hingga sekarang, masih belum ada yang bisa menjelaskan secara meyakinkan apakah Ogopogo memang benar-benar menghuni Danau Okanagan. Meskipun begitu, kisah misterius mengenai makhluk ini sudah terlanjur menyebar. Warga sekitarnya lantas memanfaatkannya untuk menjual aneka cendera mata bertema Ogopogo. Selama monsternya masih belum ditemukan, tidak ada salahnya kita menikmati dulu hasil kreativitas manusia yang terinspirasi dari Ogopogo.

Sumber :
https://www.livescience.com/42399-ogopogo.html
https://web.archive.org/web/20180317173227/http://karlshuker.blogspot.ca/2010/12/when-ogopogo-was-going-for-song.html