Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Olah Raga Paling Aneh, Pasti Kamu Tidak Pernah Coba

Olah raga bisa dibilang sama tuanya dengan sejarah manusia itu sendiri karena olah raga muncul sebagai cara bagi manusia untuk mengasah fisiknya sambil mengadu keterampilannya. Ada begitu banyak olah raga yang sudah dikenal oleh manusia. Selain olah raga yang sifatnya umum dan sudah banyak dikenal oleh kalangan awam, ada pula olah raga yang tergolong unik dan tidak banyak diketahui orang. Berikut ini adalah  olah raga aneh yang benar-benar ada di dunia nyata dan bahkan memiliki turnamen profesionalnya sendiri.

Menggendong Istri

Olah raga menggendong istri

Saat banjir melanda suatu wilayah, tidak jarang sang suami harus membantu menggendongkan istri atau anaknya supaya bisa keluar dari lokasi banjir dengan selamat. Di Finlandia, pemandangan macam itu bukan hanya bisa disaksikan saat banjir, tetapi juga saat ada turnamen khusus yang mengadu kecepatan para lelaki saat berlari sambil menggendong istrinya.

Turnamen menggendong istri diketahui pertama kali muncul di Finlandia pada tahun 1992 sebelum kemudian menyebar keluar negeri hingga menjadi olah raga serius seperti sekarang. Peraturan olah raga ini pada dasarnya tidak berbeda dengan olah raga lari. Bedanya adalah peserta harus berlari sambil menggendong istrinya.

Pemenang turnamen ini adalah yang berhasil mencapai garis akhir terlebih dahulu tanpa melakukan pelanggaran. Kendati terkesan sederhana, namun olah raga ini tidaklah semudah kelihatannya. Alasan pertama jelas, karena peserta harus berlari sambil menggendong istrinya.

Istri yang digendong oleh peserta harus memiliki berat minimum 49 kg. Jika beratnya kurang dari itu, ia masih boleh mengikuti balapan dengan syarat membawa tambahan hingga beratnya sesuai dengan persyaratan. Sahabat anehdidunia.com jika peserta pria tidak memiliki istri, ia boleh “meminjam” istri milik kenalannya.

Jalur lintasan yang digunakan untuk turnamen ini juga bukan jalur biasa karena jalurnya memiliki panjang lebih dari 250 meter dengan 2 lintasan kering dan 1 lintasan yang digenangi air. Pada awalnya, yang boleh mengikuti balapan unik ini hanyalah orang Finlandia. Namun sejak tahun 1995, orang-orang dari luar Finlandia juga boleh mengikuti turnamen ini.

Gulat Jari Kaki

Olah Raga Gulat Jari Kaki

Gulat bukanlah olah raga yang asing bagi kita semua. Dalam gulat, peserta harus mengalahkan lawannya dengan cara mengunci lawannya hingga lawannya tidak bisa bergerak dan menyerah. Gulat jari kaki memiliki peraturan dasar yang tidak jauh berbeda. Apa yang membuat gulat jari kaki berbeda dengan gulat biasa adalah sesuai dengan namanya, peserta hanya boleh bertarung dan melumpuhkan lawannya dengan memakai jari-jari kakinya. Setiap pertandingan menggunakan sistem tiga ronde.

Hanya satu kaki yang boleh digunakan dalam gulat, sementara kaki peserta yang satu harus berada di luar arena gulat. Peserta juga diharuskan menempelkan tangannya di tanah selama gulat berlangsung. Tidak jarang gulat ini menyebabkan pesertanya mengalami keseleo dan bahkan patah tulang jari kaki.
Turnamen gulat jari kaki pertama kali diadakan di Derbyshire, Inggris, pada tahun 1976. Walaupun olah raga ini terkesan konyol, nyatanya panitia dan peserta menanggapi olah raga ini dengan serius. Sampai-sampai mereka sempat mengirimkan permohonan supaya olah raga ini dimasukkan ke Olimpiade pada tahun 1997.

Usulan tersebut ditolak oleh komite Olimpiade. Namun hal tersebut tetap tidak menurunkan semangat para pegiat gulat jari kaki yang tetap konsisten menyelenggarakan turnamen ini setiap tahunnya hingga sekarang di Derbyshire.

Catur Tinju

Tinju Catur

Catur dikenal sebagai salah satu olah raga yang paling menguras otak karena menuntut ketelitian dan kecerdikan pesertanya dalam menyusun strategi. Tinju di lain pihak dikenal sebagai olah raga yang mengandalkan kekuatan otot dari masing-masing peserta. 

Lantas, apa jadinya jika kedua olah raga yang saling bertolak belakang tersebut dikombinasikan? Catur tinju adalah jawabannya. Sesuai dengan namanya, olah raga ini memang menggabungkan catur dengan tinju. Olah raga ini tergolong amat baru karena baru muncul di Eropa pada tahun 2000-an.

Setiap pertandingan catur tinju terdiri dari beberapa ronde yang dilakukan di atas ring tinju. Saat pertandingan dimulai, masing-masing peserta akan saling melontarkan tinjunya untuk mencoba merobohkan lawannya.

Saat suatu ronde berakhir, barulah sesi permainan catur dimulai. Meja berikut papan catur akan dipindahkan ke atas ring. Masing-masing peserta selanjutnya akan mengadu kebolehannya dalam bermain catur hingga ronde tersebut berakhir. 

Meja dan papan catur tadi kemudian akan dipindahkan keluar dari ring tanpa mengubah posisi pion-pion di atas papan caturnya. Selanjutnya, masing-masing peserta bakal kembali terlibat baku hantam layaknya pertandingan tinju biasa.

Ronde tinju dan ronde catur dilakukan secara berselang-seling. Karena sistem permainannya yang unik, peserta yang tidak berhasil mengalahkan lawannya dalam sesi tinju masih bisa mengalahkan lawannya dengan cara mengunggulinya di sesi catur, dan demikian pula sebaliknya.

Mengejar Keju


Jika anda adalah orang yang masochis alias gemar menyakiti diri anda sendiri, maka olah raga yang satu ini mungkin merupakan olah raga yang cocok buat anda. Mengejar keju adalah olah raga asal Inggris yang sudah ada sejak tahun 1800-an.

Olah raga ini bermula di Gloucestershire dan pada awalnya diadakan oleh penduduk setempat untuk menyambut datangnya bulan Mei. Sahabat anehdidunia.com sekarang, keunikan olah raga ini turut menarik minat orang-orang yang aslinya berasal dari luar Inggris untuk ikut serta.

Metode permainan dari olah raga ini sendiri terbilang sederhana. Mula-mula, sebuah keju besar yang berbentuk menyerupai roda akan dijatuhkan dari atas bukit supaya menggelinding dengan sendirinya ke bawah. Satu detik kemudian, para peserta akan berlarian ke bawah untuk menangkap keju tersebut.

Karena bukit yang menjadi lokasi permainan ini memiliki kemiringan yang cukup curam, keju yang digelindingkan bisa melaju hingga kecepatan lebih dari 100 km/jam. Akibatnya, tidak jarang para peserta mengalami cedera akibat terjatuh atau bertabrakan dengan peserta lain. Namun toh resiko tersebut tetap tidak membuat olah raga unik ini sepi peminat.

Menyetrika di Tempat Ekstrim

Setrika Tempat Ekstrim

Menyetrika normalnya tidak dianggap sebagai olah raga dan lebih sering dipandang sebagai pekerjaan membosankan untuk membuat pakaian lebih rapi. Namun Phil memiliki pandangan yang berbeda. Oleh pria asal Leicester, Inggris, tersebut, kegiatan menyetrika yang normalnya dianggap sebagai aktivitas yang lambat dan membosankan diubah menjadi olah raga pemacu adrenalin.

Olah raga menyetrika ekstrim pertama kali diadakan pada tahun 1997. Dalam olah raga ini, peserta harus menyetrika secepat dan serapi mungkin sebelum kemudian digantikan oleh peserta lainnya. Jika pakaian sampai gosong atau robek, maka peserta langsung dinyatakan kalah.

Namun tantangan bagi peserta menyetrika ekstrim belum berhenti sampai di sana. Tidak jarang kegiatan menyetrikanya dilakukan di tempat-tempat berbahaya semisal di samping tebing, di atas perahu kecil, di punggung kuda yang sedang berlari, atau bahkan di ketinggian sembari melakukan terjun payung.

Kendati olah raga ini terdengar gila, nyatanya popularitas olah raga ini malah menarik semakin banyak peminat seiring berjalannya waktu. Tahun 2002, untuk pertama kalinya turnamen menyetrika ekstrim berskala internasional diselenggarakan dan diikuti oleh 12 regu peserta. Tahun 2016, Universitas De Montfort di Leicester menetapkan kalau menyetrika ekstrim menjadi salah satu cabang olah raga resmi yang diakui oleh pihak universitas.

referensi :
https://listverse.com/2019/07/01/10-of-the-worlds-most-bizarre-sports/
https://www.huckmag.com/outdoor/sport-outdoor/chessboxing-the-new-craze-where-brain-meets-brawn/
https://coolofthewild.com/extreme-ironing/