PLARIUSMODIFIKASI101

5 Perlombaan Musim Dingin yang Paling Aneh

Friday, November 13, 2020

Bagi banyak orang, musim dingin berarti waktunya beristirahat di dalam rumah sambil menghangatkan diri. Namun bagi orang-orang ini, musim dingin justru menjadi waktu untuk berolah raga sambil berlomba. Berikut ini adalah 5 perlombaan musim dingin paling aneh yang pernah digelar.

Berenang di Air Es

berenang di es
berenang di es via kompas.com

Salah satu kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan di saat cuaca panas adalah berenang. Alasannya tidak lain karena berenang membantu menyegarkan tubuh di tengah terik matahari. Bahkan untuk mereka yang tidak tertarik untuk berenang, sekedar bermalas-malasan di tepi kolam sambil ditemani minuman dingin sudah memberikan ketenangan tersendiri.

Namun bagaimana jika berenangnya dilakukan bukan saat cuaca panas, melainkan saat musim dingin? Nyatanya tetap ada orang berenang di musim dingin tanpa takut akan suhu dingin yang menusuk kulit. Bahkan aktivitas berenang pada musim dingin juga memiliki kompetisinya sendiri.

Renang es adalah aktivitas berenang yang dilakukan di air yang penuh es pada musim dingin. Olah raga ini konon sudah lama dilakukan oleh orang-orang Rusia. Sekarang, olah raga ini diikuti oleh para perenang dari berbagai belahan dunia dan memiliki lembaga resminya sendiri : International Ice Swimming Association (IISA).

Pendiri dari IISA adalah Ram Barkai, pecinta olah raga renang es dari Afrika Selatan. Tujuan dibentuknya IISA bukan hanya untuk mewadahi orang-orang yang memiliki kesamaan minat, tetapi juga untuk menciptakan standar yang jelas mengenai olah raga renang es.

Turnamen olah raga renang es kini bukan hanya dilangsungkan di perairan terbuka yang dipenuhi es, tetapi juga di kolam renang yang airnya bersuhu minus 5 derajat Celcius. Sebelum mengikuti turnamen, para peserta akan diperiksa terlebih dahulu supaya mereka tidak mengalami hipotermia atau kejang-kejang akibat tidak tahan suhu dingin.

Voli Salju

Voli Salju
Voli Salju via volleyballireland.com

Voli merupakan olah raga yang pastinya tidak asing bagi anda. Olah raga ini amat sering dimainkan oleh kalangan dari segala usia karena mudah dimainkan dan tidak memerlukan lapangan luas. 

Dalam permainan voli, para pemain terbagi ke dalam 2 kelompok yang dipisahkan oleh pagar pembatas jaring. Tugas masing-masing tim adalah memasukkan bola ke area lapangan lawan dengan memakai tangan. Karena bola tidak boleh sampai menyentuh tanah, permainan ini sangat menuntut kelincahan dan kerja sama tim.

Permainan voli amat lazim dimainkan di pantai karena saat dimainkan di pantai, pemain bisa jatuh bangun secara leluasa tanpa khawatir bakal terluka. Namun ternyata voli bukan hanya dimainkan di pantai atau di lapangan berlantai keras. Ada juga voli yang dimainkan di musim dingin alias di tempat yang dipenuhi salju.

Voli salju banyak dimainkan di negara-negara bersalju dan beriklim dingin, misalnya di Rusia, Austria, dan Swiss. Kebetulan dua negara terakhir tidak memiliki pantai, namun memiliki pegunungan bersalju di wilayahnya. Selain lokasinya yang berada di padang salju, voli salju memiliki metode permainan yang serupa dengan permainan bola voli biasa.

Perang Bola Salju

Perang Bola Salju
Perang Bola Salju via tempo.co

Salah satu permainan yang amat lazim dijumpai setiap kali musim dingin tiba adalah perang bola salju. Saking populernya permainan ini, mereka yang tidak tinggal di kawasan bersalju pun juga pernah mendengar soal permainan ini. Dalam permainan ini, masing-masing pemain akan membuat bola kecil yang terbuat dari salju dan kemudian melemparkannya kepada pemain lawan. 

Perang bola salju kerap dianggap sebagai permainan anak-anak. Faktanya, kaum remaja dan orang dewasa pun juga ada yang memainkan perang bola salju. Bahkan mereka memiliki turnamennya sendiri.

Yukigassen adalah nama dari turnamen bola salju tersebut. Nama tersebut berasal dari bahasa Jepang yang berarti “pertempuran salju”. Tidak seperti perang bola salju yang dimainkan secara spontan, yukigassen memiliki peraturan khusus untuk memastikan permainannya berjalan secara profesional.

Dalam yukigassen, para pemain dibagi ke dalam 2 tim berbeda yang masing-masingnya beranggotakan 7 orang. Saat permainan berlangsung, masing-masing pemain akan melemparkan bola salju ke arah lawan. 

Jika pemain lawan terkena bola salju, maka pemain tersebut harus meninggalkan lapangan permainan. Supaya pemain bisa terhindar dari hantaman bola salju, lapangan permainan juga dilengkapi dengan tembok salju pendek yang bisa digunakan oleh pemain untuk berlindung di baliknya.

Yukigassen sendiri bukan hanya dimainkan di Jepang, tetapi juga di negara-negara bersalju seperti di Finlandia, Rusia, Swedia, Kanada, hingga Armenia. Di Jepang sendiri, turnamen yukigassen digelar setiap tahunnya di Pulau Hokkaido, pulau besar Jepang yang terletak paling utara.

Patung Salju

Membuat Patung Salju
Membuat Patung Salju via tempo.co

Membuat orang-orang salju merupakan kegiatan yang amat sering dijumpai saat musim dingin tiba. Orang-orangan salju yang paling sederhana dibuat dengan cara menumpuk dua bola salju besar dan kemudian mendandaninya. Namun patung salju yang dibuat dengan teknik yang lebih rumit nampak begitu detail dan tidak kalah dengan patung yang terbuat dari batu.

Patung-patung salju dengan detail yang tinggi dibuat dengan metode yang serupa dengan cara pematung dalam membuat patung batu. Mula-mula, pembuat patung salju akan menyiapkan gundukan salju raksasa yang tingginya bisa mencapai 4 meter lebih.

Pembuat patung salju sesudah itu akan memahat bongkahan salju tadi dengan memakai alat-alat seperti pahat, palu, hingga gergaji. Dengan teknik ini, pematung bisa menciptakan aneka macam objek dengan detail dan tingkat kesulitan tinggi. Mulai dari kuda bersayap, totem, bangunan futuristik, dan masih banyak lagi.

Lomba membuat patung salju sekarang merupakan aktivitas yang amat mudah dijumpai di negara-negara yang mengalami 4 musim. Di Amerika Serikat, lomba membuat patung salju sudah dikenal sejak tahun 1886 sebagai bagian dari Festival Musim Dingin Santo Paulus. 

Membekukan Rambut

Membekukan Rambut
Membekukan Rambut via diadona.id

Di Kanada, terdapat mata air panas yang bernama Takhini. Tempat tersebut merupakan tujuan wisata yang amat populer karena selain bisa digunakan sebagai pemandian air panas alamiah, tempat ini juga digunakan untuk menggelar perlombaan musim dingin paling aneh yang pernah ada.

Meskipun musim dingin tiba, air yang mengalir ke dalam kolam air panas Takhini tetaplah bersuhu panas. Saat seseorang mencelupkan kepalanya ke dalam air dan kemudian keluar kembali, rambutnya seketika akan membeku akibat efek yang tercipta saat tetesan air panas secara tiba-tiba terpapar udara dingin.

Fenomena itulah yang kemudian menjadi sumber inspirasi untuk menggelar lomba rambut beku di Takhini. Setiap musim dingin tiba, para peserta lomba akan beramai-ramai berendam di kolam ini sambil mengadu kreativitas mereka dalam membekukan rambut.

Ada yang menata rambutnya hingga nampak menyerupai tebing beku. Ada yang menata rambut panjangnya hingga terlihat seperti Sinterklas yang berjenggot. Ada pula yang menata rambutnya hingga menyerupai tanduk.

Dalam perlombaan ini, para peserta akan berendam hingga seluruh bagian rambutnya basah oleh air panas. Saat ia sudah keluar dari air, peserta akan menata rambut basahnya sedemikian rupa. Sesudah itu, peserta akan diam sejenak hingga rambutnya membeku. Peserta kemudian akan difoto oleh staf perlombaan.

Lomba ini sendiri menjanjikan hadiah yang tidak main-main. Juara lomba ini bakal menerima hadiah senilai 22 juta rupiah dan tiket gratis untuk kembali menikmati air panas di Takhini. Tidak mengherankan jika kemudian salah satu peserta ada yang rela menghabiskan waktu hingga 30 menit demi mendapatkan pose rambut beku terbaik.

Sumber :

https://www.swimmingworldmagazine.com/news/ice-swimming-the-coolest-sport-around/

https://en.wikipedia.org/wiki/Snow_volleyball

https://en.wikipedia.org/wiki/Yukigassen

https://en.wikipedia.org/wiki/Snow_sculpture

https://www.atlasobscura.com/articles/what-is-a-hair-freezing-contest





close