Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Awas Inilah Wanita - Wanita Cantik Namun Berbahaya

Kita percaya bahwa wanita di dunia ini semuanya cantik. Dalam bayangan kita tindakan seorang wanita adalah lemah gemulai yang seharusnya jauh dari tindakan kekerasan. Namun apa yang dilakukan oleh beberapa wanita cantik ini sungguh diluar gambaran tersebut. Mereka tega melakukan pembunuhan berantai. Berikut wanita wanita cantik yang berbahaya.

Aileen Wuornos


Wanita ini memang luar biasa sadis, ia melakukan serangkaian pembunuhan yang menggemparkan masyarakat. Saking sadisnya, menjadi inspirasi pembuatan film Hollywood berjudul “Monster”. Riwayat hidup Aileen ini seolah membentuknya menjadi seorang pembunuh berdarah dingin.

Diduga, trauma masa kecil dan pengalamana-pengamanan bathin inilah yang merusak jiwanya. Ketika kecil, Aileen harus menerima kenyataan ayahnya masuk penjara atas tuduhan memperkosa seorang bocah perempuan berusia 7 tahun. Di masa kecil juga, Aileen dan adiknya telah ditinggal oleh ibunya yang pergi entah kemana. Akibatnya, sejak kecil ia dan adiknya diasuh oleh kakek-neneknya.

The Manson Woman


Kasus menggemparkan ini terjadi sekitar tahun 1969. Satu keluarga Manson yang terdiri dari lima orang perempuan menjadi pembunuh yang keji. Sandra Good, Lynette ‘Squeaky’ Fromme, Susan Atkins, Leslie Van Houten dan Patricia “Katie” Krenwinkel, kelimanya cantik dan cerdas, namun sesungguhnya di balik fisik memukau yang dimiliki kelima anak Manson ini, tersembunyi watak keji. Kejahatan mereka berhasil diungkap dan mereka pun dijebloskan ke penjara.

Sandra Avila Beltran


Kisah Sandra Avila cukup mengejutkan. Secara sepintas dia tidak terlihat sebagai penjahat. Wanita ini cantik juga cerdas. Tapi siapa mengira kalau dialah yang mengendalikan bisnis obat bius, yang biasanya dikerjakan oleh kalangan laki-laki. Dia menjalankan organisasi obat bius itu dengan tangan besi dan powerfull, dan pengaruhnya menggentarkan kalangan laki-laki yang bermain di bidang yang sama.

Dialah satu satunya wanita yang berhasil menduduki posisi tertinggi dalam bisnis keras dunia hitam ini. Meski dia keras, namun banyak yang ‘mencintai’ wanita ini seolah dia adalah pahlawan rakyat. Sampai sampai sebuah lagu balada diciptakan untuknya, Mereka menyebutnya, "La Reina del PacĂ­fico" (Ratu Pasifik). Tahun 2001, pihak berwenang berhasil mengungkap kiriman kokain sebesar 9 ton. Penemuan ini membawa endusan pihak berwenang pada Juan Diego Espinoza, kekasih Sandra, yang juga menjadi buruan AS. Akhirnya Sandra pun dibekuk pula.

Ulrike Marie Meinhof


Wajahnya cantik (lihat pic) tapi siapa sangka kalau ia terlibat dalam sejumlah aksi berbahaya. Perampokan bank, pengeboman, juga pembentukan kelompok militan Jerman Faksi Tentara Merah (RAF), di antaranya. Dia dikenal sebagai teroris tapi juga pahlawan rakyat, tapi tidak ada yang mempertanyakan Ulrike dan RAF sebagai penjahat.

Para anggota sayap kiri komunis menganggap diri mereka gerilyawan perkotaan, dan terorganisir dalam menanggapi apa yang mereka lihat sebagai konservatif deNazify keengganan untuk masyarakat Jerman Barat. Sekalipun mungkin anda setuju dengan pandangan politiknya, namun agak sulit memahami tindakan-tindakan kejam Ulrike.

Wanita ini awalnya adalah seorang wartawan, ia juga aktif pada organisasi pelajar komunis sekitar ahir 60-an. Setelah itu, ia memutuskan untuk meninggalkan kariernya di bidang jurnalistik, dan terjun langsung dalam pergerakan. Dengan bantuan tentara bersenjata, ia membantu pendiri RAF, Andreas Baader melarikan diri dari penjara.

Aafia Siddiqui


Aafia Siddqui adalah orang berpengaruh di Al Qaeda dan tidak diragukan lagi, kasus Aafia Siddiqui adalah aneh dan cerita yang paling membingungkan dalam daftar ini. Menurut FBI, Siddiqui ditangkap 17 Juli 2008, di Ghazni, Afghanistan. Saat pemeriksaan, tiba-tiba Aafia merampas senapan dan menembak seorang tim FBI. Aksinya berhasil diredam setelah dua tembakan menembus perutnya. Begitu cerita yang dilansir. John Kiriakor mengatakan, penangkapan Aafia ini merupakan tangkapan penting dalam lima tahun terahir. John adalah mantan pemburu teroris CIA.

Valerie Solanas


Sepertinya tidak ada satupun wanita di dunia yang memiliki kebencian terhadap semua laki-laki sampai ke ubun-ubun. Begitu bencinya pada laki-laki ia mengeluarkan manifesto yang isinya semua laki-laki di dunia harus dibunuh. Ia menginginkan dunia ini hanya diisi oleh kaum perempuan. Dia percaya bahwa laki-laki adalah wabah dan harus dihancurkan dari muka bumi. Manifesto ‘aneh’ dan mengerikan itu diberi nama SCUM atau Society for Cutting Up Men. Sudah pasti Valerie mengalami kelainan jiwa. Pengalaman buruk masa kecillah yang menjadikan jiwanya rusak. Ketika kecil ia pernah mengalami pelecehan seksual yang dilakukan ayahnya. Kemudian ibunya mengirim ia yang ketika itu berusia 13 tahun, tinggal bersama kakeknya. Masa-masa sulit dialaminya sampai akhirnya dia diusir dari rumah. Ia pun menjadi gelandangan pada usia 15 tahun. Dendam bertumpuk yang didapat pada masa lalunya itu terbawa hingga dewasa, dan membuatnya dendam kesumat pada semua laki laki.

Anne Grigg-Booth


Aslinya dia adalah seorang perawat di sebuah rumah sakit. Perawat yang seharusnya bertanggung jawab pada kesehatan pasiennya. Tapi yang terjadi adalah sebaliknya. Ia menyalah gunakan kekuasaannya dan mencekoki pasiennya dengan narkoba.

Domino Harvey


Kisah Domino ini aneh dan unik. Ia cantik dengan profesi sebagai seorang model. Tapi kemudian karier modelnya dia tinggalkan dan menjadi pemburu hadiah. Domino adalah putri actor Inggris, Laurence Harvey dan model, Paulene Stone. Ia tumbuh dalam kehidupan yang berkecukupan, penuh keistimewaan serta pendidikan yang baik.

Pada awalnya sempat diduga ia akan mengikuti jejak ibunya sebagai seorang model. Tapi tindak tanduknya agak tidak sesuai sebagai seorang model. Ia tomboy, dan sangat suka kekerasan. Tahun 1989 ia pergi ke Los Angeles dan bekerja di peternakan di San Diego, lalu ia bekerja sebagai relawan di pemadam kebakaran dekat perbatasan Mexico, sebelum akhirnya ia berlatih sebagai pemburu hadiah. Kisah hidupnya yang menarik pun difilmkan. Kehidupannya sungguh tragis, ia terlibat kecanduan narkoba yang akhirnya menewaskannya hanya beberapa bulan sebelum filmnya dirilis tahun 2005.
close