PLARIUSMODIFIKASI101

Selain Berkepala Dua Mereka Adalah Anjing Paling Aneh Yang Pernah Ada

Sunday, April 15, 2018
Ras anjing memang bermacam macam hal ini membuat penampakan seekor anjing berbeda dengan yang lainnya. Di dunia ini terdapat anjing yang besar ataupun kecil bahkan melebihi apa yang ada dipikiran anda. Ya ada juga anjing terbesar di dunia tapi hal tersebut sudah biasa dan sudah pernah kita ulas dalam artikel anehdidunia.com. Berikut ini adalah sesuatu yang berbeda dengan anjing anjing lainnya, mereka adalah spesies yang bisa dikatakan dibuat oleh manusia menyalahi aturan alam. Berikut anjing paling aneh yang pernah ada versi anehdidunia.com

Anjing Berkepala Dua


Salah satu ilmuwan yang terkenal gila dan sadis, ya dia adalah Vladimir Petrovich Demikhov seorang ilmuwan Soviet. Dan dia melakukan eksperimen aneh dengan kepala anjing, menjaga mereka hidup terpisah dari tubuh mereka dan mencangkokkan ke tubuh anjing lainnya. Lahir pada tahun 1916, Demikhov menjadi terkenal karena eksperimen dalam transplantasi organ selama tahun 30-an dan 50-an, setelah menjalankan sebagai seorang ahli bedah di rumah sakit Red Army selama Perang Dunia II. Selama hari-hari pertempuran, menjahit luka dan mengamputasi, ia memiliki ide yang sangat gila: Mungkinkah untuk transplantasi jantung manusia dan paru-paru manusia?



Tidak ada yang percaya kepadanya. Bahkan pada saat itu, transplantasi organ masih sebuah konsep gila. Begitu gilanya bahwa hanya orang gila akan mendukungnya: Stalin mendirikan fasilitas medis rahasia setelah perang untuk bereksperimen dengan transplantasi organ dan research untuk memperpanjang hidup. Di laboratoriumnya, Demikhov berhasil mentransplantasikan hati dan paru-paru antar binatang. Pada tahun 1960 ia menerbitkan monografi ilmiah pertama tentang transplantology, berjudul "Experimental transplantation of vital organs." Itu sebuah karya yang dimulai ilmu transplantasi seperti yang kita kenal sekarang. Bahkan, Dr Christiaan Barnard Neethling ahli bedah pertama yang melakukan transplantasi jantung yang sukses pada manusia-memikirkan Demikhov sebagai mentornya. Tapi Demikhov menjadi lebih terkenal karena percobaan lain transplantasi gila: Mentransplantasi Kepala Anjing.

Setelah transplantasi sukses pertama oleh rekannya Professor AG Konevskiy di Volgograd State Medical University, Demikhov mulai teratur menukar kepala anjing. Dia juga melekatkan kepala dan bagian lain untuk anjing yang berbeda, sehingga muncul hibrida aneh yang hanya bertahan selama beberapa bulan. Penelitian ini terinspirasi dokter Amerika Robert White, ahli bedah lain WW2 yang mengikuti memimpin Soviet, melakukan eksperimen yang sama dengan kera. Untuk semua pekerjaan yang luar biasa, yang mulai ilmu yang telah menyelamatkan jutaan nyawa sejauh ini, Vladimir Petrovich tidak menerima banyak pengakuan. Dia meninggal pada tahun 1998, anonim, diabaikan di negara sendiri dan oleh seluruh dunia, dan dibenci oleh anjing di seluruh planet ini.

Anjing Berbadan Setengah


Sahabat anehdidunia.com coba Anda perhatikan anjing dalam foto diatas ini. Sekilas saja melihatnya, Anda pasti menemukan kejanggalan pada bentuk tubuh anjing ini. Dan, ini nyata bukan hasil edit Photoshop. Anjing bernama Pig ini memang memiliki kelainan atau cacat tubuh sejak lahir yang menyebabkannya memiliki tubuh setengah atau dijuluki 'half-dog'. Pig lahir di hutan bagian timur laut Atlanta, dan berkat gonggongan dari Pig ketika itu, ia dan saudara-saudaranya ditemukan dan diselamatkan oleh seorang wanita. 



Kim Dillenbeck yang kini menjadi pemilik Pig, saat itu sedang melakukan perjalanan ke Atlanta untuk mengunjungi kakak perempuannya. 'Saya bertemu dengan beberapa tetangga kakak saya yang datang untuk sarapan Natal, dan setelah mendengar tentang Pig, kami semua pergi menemuinya,' kata Kim. Kim mengatakan bahwa Pig memiliki banyak masalah kesehatan, termasuk kehilangan beberapa tulang rusuk, tulang belakang yang menyatu dan terbalik, dan pinggul serta sendinya juga berada dalam posisi yang salah. 

Tetapi karena ia sudah seperti ini sejak lahir, Pig tidak pernah merasa kehidupannya berbeda dengan anjing lain. Meskipun ukuran tubuhnya setengah, Pig, yang kala itu berusia 8 bulan masih bisa lebih besar dari sekarang. 'Ia belum sepenuhnya tumbuh,' kata Kim. 'Ia masih bisa bertambah berat badannya. Ia memiliki potensi untuk naik 20 pounds, dan hal itu mungkin bisa membunuhnya.' Meskipun Kim mengatakan ia tidak yakin tentang masa depan Pig, tetapi ia bahagia memiliki Pig dalam hidupnya. Ia sangat beruntung karena pig bisa membuatnya tertawa sepanjang hari.

Anjing Berwarna Biru


Beberapa anjing liar yang berkeliaran dengan warna bulu biru cerah di Taloja, kawasan industri di Mumbai, India, menarik perhatian para penduduk lokal. Kejadian aneh ini dengan cepat menjadi viral di sosial media dan media-media lokal. 

Perwakilan dari Navi Mumbai Animal Protection Cell (NMAPC), salah satu klinik yang merawat anjing-anjing biru tersebut mengatakan pada National Geographic bahwa hujan deras akhirnya membuat warna bulu anjing kembali normal. Selain itu, Shakuntala Majumdar dari Mumbai's Thane SPCA juga melaporkan bahwa pihaknya telah menangkap salah satu anjing yang terpapar pewarna biru dan berhasil membersihkannya seperti semula. Meski anjing yang berhasil ditangkap dilaporkan baik-baik saja, kemunculan mereka menimbulkan sejumlah pertanyaan, termasuk bagaimana mereka bisa berubah menjadi warna biru. 

Menurut Hindustan Times, anjing-anjing tersebut kemungkinan besar terpapar limbah industri yang diduga dibuang oleh salah satu pabrik ke sekitar Sungai Kasadi. Di sepanjang aliran sungai tersebut memang dipenuhi oleh ratusan pabrik. Belum diketahui perusahaan mana yang membuang limbah tanpa diolah terlebih dahulu itu. Investigasi resmi akan dilakukan oleh agensi regulator lokal, Maharashtra Pollution Control Board. 

Anjing Glow In The Dark


Tim ilmuwan dari Korea Selatan mengklaim telah berhasil membuat anjing glow in the dark atau bisa menyala di kegelapan. Apa kegunaan anjing ini? Lee Byeong-chun bersama timnya dari Seoul National University (SNU) melakukan modifikasi genetik terhadap anjing betina jenis beagle bernama Tegon. Hasilnya, anjing kelahiran 2009 ini bisa mengeluarkan cahaya hijau di bawah paparan sinar ultraviolet, jika diberi antibiotik doxycycline. Disebutkan Byeong-chun yang menyelesaikan penelitian selama dua tahun, kemampuan menyala pada anjing bisa 'dimatikan atau dihidupkan' dengan menambahkan obat-obatan khusus pada makanan si anjing. "Tegon membuka horizon baru, bahwa gen yang disuntikkan pada anjing untuk membuatnya menyala bisa digantikan dengan gen yang bisa memicu penyakit fatal pada manusia," kata Byeong-chun.

Dia menjelaskan, Tegon 'diciptakan' menggunakan teknologi somatic cell nuclear yang digunakannya dan timnya membuat Snuppy, anjing kloning pertama di dunia pada 2005. Teknik kloning yang  digunakan dalam penelitian ini akan dimanfaatkan untuk keperluan medis, yakni membantu menemukan obat untuk penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson. Byeong-chun mengatakan, ada sekitar 268 penyakit yang umum terdapat pada manusia dan anjing. Nah, melalui anjing yang dimodifikasi, gejala penyakit yang ditunjukkan anjing dan hampir sama dengan yang dialami manusia bisa memudahkan dalam mempelajari metode pengobatan penyakit yang diderita manusia.

referensi:
https://www.youtube.com/watch?v=g4sDKYzGU0A