PLARIUSMODIFIKASI101

Misteri Hibagon, Monster Berbulu dari Negeri Sakura

Monday, December 24, 2018
Jika bicara soal makhluk misterius atau cryptid, maka Bigfoot menjadi salah satu nama yang bakal paling sering dibicarakan. Bigfoot sendiri adalah sebutan untuk cryptid asal Amerika Utara yang sosoknya terlihat seperti manusia yang bertubuh besar dan berambut lebat. Namun bukan hanya Amerika Utara yang memiliki cryptid berpenampilan demikian. Masing-masing daerah diketahui memiliki cryptid menyerupai Bigfoot dengan nama lokalnya masing-masing.

Hal serupa juga berlaku untuk Jepang. Di negara kepulauan yang daratannya didominasi pegunungan ini, terdapat cerita mengenai penampakan makhluk menyerupai Bigfoot, di mana warga setempat mengenal makhluknya dengan nama Hibagon. Menurut cerita setempat, Hibagon alias Bigfoot Jepang mendiami kawasan hutan di Gunung Hiba, Hiroshima Utara.

Hibagon

Menurut kesaksian mereka yang pernah melihatnya, Hibagon memiliki tubuh yang diselubungi rambut lebat berwarna cokelat atau hitam, dengan tambahan rambut berwarna putih di bagian dada atau lengannya. Sahabat anehdidunia.com Hibagon juga digambarkan memiliki wajah yang buruk rupa, hidung yang mancung, dan tubuh yang memancarkan bau tidak sedap. Jika dibandingkan dengan manusia, wajah Hibagon lebih berbulu dan menonjol daripada kontur wajah manusia yang terkesan rata, serta berbentuk lebih menyerupai segitiga.

Jika dibandingkan dengan cryptid Amerika Utara macam Bugfoot atau Sasquatch, Hibagon memiliki postur yang lebih kecil karena makhluk ini lebih sering dilaporkan memiliki tinggi yang hanya mencapai kurang lebih 1,5 m dan berat kurang lebih 180 pon. Hibagon juga digambarkan berperilaku lebih mirip dengan kera atau gorila ketimbang manusia.

Sebagai contoh, walaupun Hibagon dilaporkan bisa berjalan tegak memakai kedua kaki belakangnya, Hibagon juga bisa berjalan memakai keempat kakinya dengan mudah. Sejumlah saksi mata bahkan melaporkan kalau Hibagon bisa melompat-lompat dengan lincah layaknya monyet. Ciri khas lain dari Hibagon adalah sifatnya yang terlihat penuh dengan rasa ingin tahu dan tidak kenal takut saat berpapasan dengan manusia. Kendati begitu, belum ada yang mengetahui seperti apa suara yang dikeluarkan oleh Hibagon.

Informasi mengenai Hibagon sebagian besar berasal dari laporan kesaksian yang beredar antara tahun 1970 hingga 1982. Penampakan Hibagon pertama diperkirakan muncul pada awal tahun 1970, di mana sejumlah siswa sekolah dasar yang sedang mengumpulkan jamur di hutan merasa kaget bukan kepalang ketika mereka bertemu dengan sosok makhluk menyerupai kera yang bergerak menerobos semak belukar.

Makhluk yang sama dikabarkan merasa terganggu saat mengetahui ada manusia di dekatnya, sehingga makhluk tersebut menunjukkan gestur yang terlihat mengancam sambil mematahkan ranting pohon di dekatnya. Kurang lebih seperti gestur yang ditunjukkan oleh gorila saat tengah memamerkan keperkasaannya. Sesudah melakukan gestur tadi, makhluk misterius tersebut kemudian melarikan diri dan menghilang di antara kerimbunan tanaman.

Anak-anak tadi jelas merasa takut bukan main saat berjumpa dengan sosok macam itu. Mereka pun langsung berlarian kembali ke gurunya untuk melaporkan apa yang baru saja mereka lihat. Namun saat penyelidikan dilakukan di lokasi kejadian, makhluk yang bersangkutan sudah lenyap dan tidak berhasil ditemukan. Yang tersisa hanyalah timbunan ranting dan semak yang sudah terinjak-injak. Pemandangan yang nampaknya dilakukan oleh sosok yang jauh lebih kuat dibandingkan anak-anak.

Maju ke bulan Juli 1970, penampakkan makhluk serupa kembali terjadi. Kali ini saksi matanya adalah seorang supir truk. Sahabat anehdidunia.com menurut pengakuannya, ia melihat sesosok makhluk menyerupai gorila yang berjalan dengan dua kaki melintas dengan cepat di sebuah tanah lapang dekat bendungan, berlari menyeberang jalan raya, dan kemudian menghilang di balik kerimbunan hutan. Makhluk yang sama digambarkan memiliki postur membungkuk dengan sepasang tangan panjang dan wajah yang menonjol.

Masih pada bulan yang sama, makhluk serupa kembali menampakkan diri. Kali ini makhluk tersebut muncul dari balik semak belukar di hadapan seorang petani lokal yang terkejut bukan main. Menurut kesaksiannya, makhluk yang menampakkan diri di depannya berukuran kurang lebih setinggi orang dewasa, namun tubuhnya penuh dengan rambut hitam dan sorot mata yang tajam. Pada waktu yang kurang lebih bersamaan, makhluk berpenampilan serupa dilaporkan sempat terlihat melintas di tengah-tengah sawah di kota Saijo.

Jejak Hibagon

Memasuki bulan Desember 1970, jejak kaki aneh berukuran 21 cm nampak di atas timbunan salju Gunung Hiba. Di tahun-tahun berikutnya, jejak serupa bakal makin sering ditemukan. Salah satu jejak bahkan dilaporkan sempat terbentang hingga sejauh 300 m sebelum kemudian menghilang di antara kerimbunan hutan. Bentuk jejaknya dilaporkan serupa dengan bentuk telapak kaki kera besar.

Jika jejak kaki saja masih belum cukup, beredar foto yang menampilkan sesosok makhluk berambut hitam lebat terlihat melangkah di tepi hutan bersalju. Pada waktu yang sama dengan pengambilan foto, saksi mata mengaku menemukan tiga jejak kaki yang aneh. Kendati makhluk yang ada di dalam foto bisa jadi benar-benar merupakan sosok asli Hibagon, hingga sekarang belum ada yang bisa menyimpulkan dengan pasti apakah foto tersebut otentik atau mengandung unsur rekayasa.

Seiring dengan semakin seringnya Hibagon menampakkan diri, warga lokal pun merasa kian gelisah dengan keberadaan makhluk aneh yang muncul dari arah hutan. Untuk menanggapi hal tersebut, pemerintah daerah lokal sampai mendirikan departemen khusus untuk menangani fenomena penampakan Hibagon.

Saat cerita mengenai Hibagon beredar ke seantero Jepang, mereka yang berasal dari luar daerah pun mulai tertarik untuk melibatkan diri. Pada tahun 1972, tim peneliti dari Universitas Kobe melakukan penyelidikan untuk mendapatkan jejak fisik dari Hibagon, namun hasilnya nihil. Polisi juga membuat cetakan dari jejak yang diduga ditinggalkan oleh Hibagon.

Memasuki tahun 1974, laporan penampakan Hibagon masih tetap muncul. Bahkan kali ini ada yang mengaku berhasil membuat rekaman video Hibagon. Sahabat anehdidunia.com dalam video tersebut, sosok makhluk berwarna hitam misterius terlihat melangkah sendirian di tepi sungai. Namun karena video tersebut terlihat kurang tajam, tidak ada yang bisa menyimpulkan secara pasti apakah makhluk yang muncul memang merupakan Hibagon dan bukan sekedar manusia berkostum.

Klaim penampakan Hibagon terus muncul hingga tahun 1982. Sesudah itu, secara mendadak tidak ada lagi laporan penampakan Hibagon yang muncul. Kalaupun ada yang melaporkan penampakan Hibagon sesudah itu, biasanya laporannya bakal langsung ketahuan sebagai laporan yang tidak bisa dipercaya.

Patung Hibagon

Lantas, makhluk apakah Hibagin itu sebenarnya? Menurut salah satu teori, Hibagon mungkin aslinya adalah sejenis kera Jepang yang mengalami mutasi pertumbuhan dan kemudian hidup terpisah dari kelompoknya. Bisa juga Hibagon aslinya adalah sejenis beruang hitam, kendati hewan yang bersangkutan dilaporkan sudah punah dari kawasan Hiroshima. Atau bisa juga Hibagon aslinya adalah manusia yang hidup mengasingkan diri dan sengaja berpenampilan aneh akibat kebiasaannya tinggal di hutan.

Kendati Hibagon sudah tidak pernah lagi menampakkan diri, kesan yang ditinggalkan oleh penampakan Hibagon masih tetap membekas hingga sekarang. Sebuah patung Hibagon bahkan sampai didirikan di kaki Gunung Hiba. Warga setempat juga memanfaatkan fenomena Hibagon dengan menjual makanan-makanan yang bertema Hibagon, misalnya “telur Hibagon” yang aslinya adalah sejenis kue kacang.

Sumber :
https://mysteriousuniverse.org/2014/12/the-bigfoot-of-japan/