PLARIUSMODIFIKASI101

Konsep Pernikahan Unik Anti Mainstream Di Luar Nalar

Sunday, February 03, 2019
Beberapa waktu lalu, di Indonesia sempat viral tentang pernikahan yang dilakukan di SPBU. Pernikahan yang dilakukan di SPBU itu memang bukan sengaja dilakukan di SPBU, melainkan memiliki alasannya sendiri. Alasannya tak lain adalah banyaknya tamu yang datang, sehingga rumah mempelai wanita tak cukup menampungnya. Selain hanya foto prewed ekstrim,  ternyata di belahan dunia lain, ada juga pernikahan yang cukup unik dan tak biasa. Seperti apa pernikahan yang anti mainstream itu? Langsung simak di bawah ini.

Pernikahan dalam air

Pernikahan dalam air

Jika di Indonesia ada pernikahan yang dilakukan di SPBU, maka pasangan yang satu ini menikah di dalam air. Mereka adalah Chris dan Janet Wright. Pasangan  tersebut melakukan pernikahan di dalam Danau kepulauan Maladewa. Bahkan, sebelumnya, saat melakukan acara tunangan, pasangan ini juga melakukannya di dalam air. Ternyata, pasangan ini memang dikenal sebagai seorang penyelam. Jadi wajar saja jika mereka melakukan pernikahan mereka di dalam air, agar sesuai dengan profesi mereka.

Karena di dalam air mereka tak bisa berbicara, maka di dalam air mereka mengucapkan janji pernikahan dengan cara menulisnya di kertas menggunakan pensil. Pasangan asal Inggris ini menikah di kedalaman 12 meter di bawah permukaan air. Panggung tempat duduk mempelai ditata seperti sungguhan dengan dekorasi bunga dan tirai serta ucapan selamat datang. Apakah di antara kalian ada juga yang ingin mencoba untuk menikah di dalam air?

Pernikahan anti gravitasi

Pernikahan anti gravitasi

Jika kalian merasa pernikahan di dalam air masih kurang greget, maka kali ini ada pernikahan yang tak kalah unik, yaitu pernikahan anti gravitasi. Yang melakukan pernikahan anti gravitasi ini adalah Noah Fulmor dan Erin Finnegan. Diketahui, pasangan asal New York, Amerika Serikat itu menyewa jasa perusahaan penerbangan pesawat komersial Zero Gravity atau ZERO-G untuk melangsungkan upacara pernikahan mereka. Zero Gravity mendesain pesawat Boeing 727-200 dengan gaya gravitasi nol sehingga penumpang akan benar-benar merasa seperti dalam perjalanan luar angkasa.

Menurut juru bicara Zero Gravity, pasangan itu berangkat menggunakan Boeing 727-200 yang meluncur dari Kennedy Space Center di Cape Canaveral pada tanggal 20 Juni 2009 lalu. Pasangan Noah dan Erin adalah pasangan pertama di dunia yang menikah di gravitasi nol. “Ini adalah pengalaman yang luar biasa, menggembirakan dan cara yang unik bagi Anda untuk memulai hidup yang baru bersama-sama,” ujar Noah.

Tertarik untuk menikah di gravitasi nol? Mungkin kalian harus merogoh kocek cukup dalam, mengingat untuk bermain dalam pesawat ini saja membutuhkan biaya sebesar USD 4.950 atau setara Rp 74 juta. Tentunya, untuk biaya menikah membutuhkan biaya yang lebih besar lagi. Sayangnya, website resmi dari ZERO-G tak mencantumkan harganya.

Pernikahan pakai buldoser

Pernikahan pakai buldoser

Jika biasanya pernikahan memakai mobil yang bagus dan indah, namun untuk pernikahan yang berlangsung di Tiongkok ini, kalian tak akan menemukan mobil-mobil indah itu, melainkan kalian akan melihat deretan buldoser. Pasangan pernikahan unik ini berasal dari kota Yanchang, Provinsi Shaanxi, Tiongkok. Pengantin ini tidak diketahui nama lengkapnya, namun sang mempelai pria memiliki marga An. An dan istrinya tak ingin pernikahan mereka biasa-biasa saja. Karena itulah An menggagas ide unik dengan meminta teman-temannya mengumpulkan bulldozer sebagai mobil pengantin di hari pernikahannya

Menurut tradisi Tiongkok, pengantin pria akan datang ke rumah pengantin wanita dan menjemput calon istrinya. Sudah pasti, di wilayah rumah mempelai wanitanya terjadi kehebohan, karena adanya iringan buldoser yang menuju ke rumah mempelai wanita.

Jarak rumah mereka sekitar 10 km, cukup jauh, apalagi harus ditempuh memakai buldoser. Namun perjalanan yang ditempuh An tak terasa melelahkan, karena An akan menikahi wanita yang paling dia cintai dengan cara yang tidak biasa. Setelah An menjemput calon istrinya, sang pengantin wanita juga naik ke atas buldoser dan dibawa keliling kota. Hal ini jelas menarik perhatian para warga, namun kedua pengantin baru ini santai saja dan menikmati hari spesial mereka di atas buldoser. Ternyata, kendaraan berat yang dipakai untuk proyek bangunan juga bisa berubah menjadi kendaraan yang romantis.

Pernikahan di tengah erupsi

Pernikahan di tengah erupsi

Pernikahan yang satu ini lebih greget lagi, pasalnya mereka menikah saat sedang erupsi gunung berapi. Pasangan itu adalah Arlo Gerald De La Cruz dan Maria Hussa Maica Nicerio. Mereka menikah di provinsi Albay, Filipina, tepatnya di Gunung Mayon, pada bulan Januari lalu. Gunung Mayon sendiri mulai erupsi pada awal bulan Januari. Badan Vulkanologi setempat sudah menetapkan status siaga dua dan ribuan orang yang berada dalam zona bahaya telah dievakuasi. Dalam foto yang beredar, kedua pengantin terlihat berfoto di sebuah balkon sambil saling berhadapan mesra. Di latar belakang tempat mereka berfoto, terlihat jelas gunung yang diselimuti awan dan tengah mengeluarkan asap. Mayon sendiri adalah gunung paling aktif di Filipina.

Untungnya, pernikahan mereka itu dilangsungkan di zona aman. Keduanya menikah di Gereja Our Lady of the Gate Parish, Kota Daraga sehingga pemberkatan bisa berlangsung sesuai rencana. Walau begitu, pasangan ini sempat khawatir rencana hari bahagia mereka mengalami masalah. Di saat semua orang memiliki kekhawatiran tentang letusan gunung berapi yang akan memengaruhi pernikahan tersebut, vendor yang ikut berpartisipasi dalam pernikahan, Nebreja Brothers Media, malah mendapatkan momen yang luar biasa. Putra dari Joan Nebreja, pemilik vendor tersebut, yang merupakan seorang fotografer, berhasil mengambil foto kedua pengantin dengan latar belakang kepulan asap hasil erupsi. Hasil fotonya pun terlihat menakjubkan.

Sontak foto ini menarik perhatian para netizen. Mereka pun ramai mengagumi foto dan memberi selamat kepada mereka berdua. Meski begitu, ada pula beberapa orang yang justru mengkritik kedua pengantin atas pemilihan lokasi di mana banyak orang menderita karena fenomena tersebut. Dikabarkan sebanyak 75 ribu tengah dievakuasi untuk menghindari bahaya letusan gunung itu.

Foto mereka berdua itu mengingatkan orang-orang akan sebuah kisah cinta kuno lokal. Dikisahkan dahulu ada seorang wanita bernama Magayon yang melarikan diri dengan kekasih karena ada pria yang tidak diinginkannya melamar. Namun ketika pelarian, kekasih Magayon meninggal karena dibunuh dengan panah. Magayon akhirnya memutuskan untuk bunuh diri. Legenda pun mengisahkan jika keduanya dikubur di gunung tersebut.

Pernikahan di atas gunung

Pernikahan di atas gunung

Tahun 2014 lalu, pasangan Jamie Alperin dan David Lamb mengucapkan janji pernikahan mereka di atas sebuah gunung setinggi 702 meter. Pasangan yang dikenal suka berpetualang ini menikah di gunung Stawamus Chief atau biasa disingkat The Chief. Untuk sampai ke atas, mereka harus mendaki formasi batuan granit yang berada di dekat kota Squamish, British Columbia, Kanada. Tempat ini dipilih oleh Jamie dan David setelah mereka terinspirasi oleh sahabat mereka yang suka panjat tebing.

Pasangan asal Kanada ini menghabiskan sekitar 7 ribu Poundsterling (sekitar Rp 138 juta) untuk menggelar upacara pernikahan unik itu. Berbekal semua peralatan panjat tebing dan perkakas keamanan, pasangan ini memanjat The Chief dan mengabadikan semua momen, mulai dari bawah hingga bagian puncak.

Tak ada musik, tak ada altar dan bunga-bunga, bahkan tak ada tamu saat Jamie dan David mengucapkan janji pernikahan, hanya ditemani seorang pengambil foto. Tak semua orang mau mendaki tebing tinggi, sehingga hanya pasangan ini yang menikmati pemandangan indah dari atas tebing sebagai pasangan suami istri. Walaupun sulit, tetapi pernikahan unik ini akan mereka kenang selamanya.

Itulah pernikahan anti mainstream yang pernah terjadi di dunia. Apakah kalian juga ingin menyusul mereka untuk melakukan pernikahan yang anti mainstream? Atau kalian hanya ingin melakukan pernikahan yang biasa-biasa saja?

Sumber:
https://travel.detik.com/international-destination/d-3156100/menikah-di-gravitasi-0-mau
https://techno.okezone.com/read/2009/06/04/56/226101/sepasang-pengantin-langsungkan-pernikahan-di-pesawat-luar-angkasa
https://www.boombastis.com/pernikahan-unik/3522
https://www.pulse.ng/lifestyle/relationships-weddings/unique-or-ridiculous-9-most-unusual-weddings-around-the-world-id3510341.html
https://wolipop.detik.com/read/2018/01/26/160435/3835128/854/dramatis-pasangan-ini-menikah-dengan-latar-belakang-gunung-meletus
https://lifestyle.okezone.com/read/2018/01/29/196/1851576/letusan-gunung-mayon-jadi-latar-belakang-foto-pernikahan-yang-menakjubkan
https://www.boombastis.com/keren-pasangan-ini-mendaki-kemudian-menikah-di-atas-tebing/2563
http://aceh.tribunnews.com/2018/06/17/6-resepsi-pernikahan-paling-unik-di-dunia-mana-favoritmu?page=all


close