PLARIUSMODIFIKASI101

Penemuan Benda Bermanfaat Ternyata Ditemukan Secara Tidak Sengaja

Tuesday, July 30, 2019
Kemajuan teknologi membuat kehidupan sehari-hari menjadi kian praktis. Banyak perkakas yang tercipta setelah melalui penelitian jangka panjang yang terukur. Namun tidak sedikit pula yang muncul berdasarkan kebetulan semata, tetapi tetap berguna hingga sekarang. Berikut adalah contoh-contoh benda yang banyak digunakan manusia dan ditemukan secara tidak sengaja :

Alat Pacu Jantung

Wilson Greatbatch

Wilson Greatbach awalnya hanyalah seorang asisten profesor jurusan kelistrikan di Universitas Buffalo. Suatu hari, ia sedang bekerja membuat alat pengukur denyut jantung untuk lembaga riset pentakir kronis setempat. Ketika ia membutuhkan resistor untuk menyelesaikan alatnya, ia tanpa sengaja malah memasang resistor yang ukurannya tidak tepat.

Greatbach kemudian menemukan kalau rangkaian alat yang ia buat ternyata menghasilkan gelombang listrik yang teratur. Sahabat anehdidunia.com sadar kalau rangkaian yang dibuatnya bisa digunakan untuk membantu memacu denyut jantung, ia kemudian memodifikasi alat yang tengah dirakitnya supaya menghasilkan gelombang listrik yang selaras dengan interval denyut jantung manusia. Greatbach juga mengubah alatnya supaya berukuran lebih kecil dan kedap air.

Oven Microwave

Radarange

Inilah alat bantu masak yang sangat berguna bagi mereka yang ingin makan sesuatu, tapi tidak mau repot-repot menyalakan kompor. Oven sendiri buah karya dari Percy Spencer yang ditemukannya secara tidak sengaja. Pasalnya saat tidak sengaja menemukan oven, Spencer awalnya sedang melakukan eksperimen memakai tabung hampa udara.

Saat sedang bereksperimen itulah, Spencer menyadari kalau permen yang dikantonginya meleleh dengan sendirinya. Otak encer Spencer pun langsung aktif. Ia merasa kalau ia baru saja menemukan alat yang bisa membantu mematangkan makanan tanpa bantuan api.

Langkah Spencer tersebut awalnya tidak berjalan mulus. Pasalnya saat Spencer pertama kali menciptakan oven bernama Radarange dan menjualnya ke publik sejak tahun 1950-an, produk tersebut tidak laku karena harganya terlalu mahal dan ukurannya terlalu besar. Sahabat anehdidunia.com sekedar informasi, tinggi Radarange mencapai 15 meter lebih. Baru pada tahun 1967, versi lebih kecil dan lebih murah dari Radarange mulai bisa dinikmati oleh publik.

Penisilin

Alexander Fleming

Antibiotik merupakan salah satu obat yang lazim diberikan oleh dokter jika seseorang terkena infeksi penyakit yang tidak kunjung sembuh. Penisilin adalah salah satu contoh antibiotik yang namanya diambil dari jamur Penicillium. Antibiotik yang sudah menyembuhkan begitu banyak orang ini sendiri ternyata ditemukan secara tidak sengaja.

Alexander Fleming adalah tokoh di balik penemuan penisilin. Saat ia sedang berada di laboratorium Rumah Sakit Saint Mary di London, Inggris, ia menemukan adanya lingkaran berwarna biru hijau di piringan berisi bakteri Staphylococcus. Belakangan diketahui kalau lingkaran tersebut disebabkan oleh jamur Penicillium yang tanpa sengaja masuk ke dalam piringan.

Fleming juga menemukan kalau tidak ada bakteri yang hidup dalam radius lingkaran tersebut. Ia pun kemudian menyimpulkan kalau jamur Penicillium memiliki kemampuan untuk menghasilkan zat yang bisa membunuh dan menghambat perkembangbiakan bakteri. Zat itulah yang kemudian dimanfaatkan oleh Fleming untuk membuat antibiotik penisilin.

Sinar X

Wilhelm Rontgen

Di rumah-rumah sakit, pemotretan memakai sinar X adalah metode yang lazim digunakan untuk mengetahui kondisi bagian dalam tubuh seseorang tanpa harus melakukan pembedahan. Sinar X sendiri pertama kali ditemukan pada tanggal 8 November 1895 oleh seorang ilmuwan berkebangsaan Jerman yang bernama Wilhelm Rontgen.

Rontgen sendiri sejak awal tidak berniat menciptakan sinar X, namun hanya sedang melakukan eksperimen mengenai tabung Lenard dan Crookes yang memancarkan gelombang sinar tak terlihat. Saat sedang melakukan pengamatan itulah, ia menyadari kalau sinar yang dikeluarkan oleh tabung ternyata bisa menembus kertas karton hitam. 

Rontgen lalu melakukan percobaan serupa dengan benda-benda lain seperti buku dan kertas. Hasilnya, ia menemukan kalau sinar tersebut juga bisa menembus benda-benda tadi. Adapun orang pertama yang dipotret memakai sinar X adalah istri Rontgen sendiri, di mana fotonya menampilkan kerangka tangan sang istri saat memakai cincin. Sahabat anehdidunia.com untuk menghormati jasa Rontgen atas penemuan sinar X, nama Rontgen juga digunakan sebagai nama lain metode pemeriksaan memakai sinar X.

Pemanis Buatan

Constantin Fahlberg

Sakarin adalah nama dari zat yang rasa manisnya lebih tinggi dibandingkan gula tebu, namun kalorinya juga lebih rendah. Produk ini sendiri ditemukan secara tidak sengaja pada tahun 1879 saat ahli kimia Constantin Fahlberg baru saja pulang ke rumahnya setelah lelah bekerja dengan getah tembakau.

Saat Fahlberg menyantap hidangan yang sudah disediakan oleh istrinya, ia menyadari kalau makanan yang disantapnya lebih manis dibandingkan biasanya. Anehnya, istri Fahlberg justru tidak merasakan rasa manis yang dimaksud saat menyantap hidangan yang sama. Belakangan diketahui kalau rasa manis tersebut berasal dari sisa-sisa bahan kimia yang menempel di tangan Fahlberg. 

Karet Vulkanisir

Charles Goodyear

Sebelum banyak dipakai secara luas seperti sekarang, produk-produk yang terbuat dari karet awalnya tidak begitu diminati. Pasalnya produk berbahan karet mudah meleleh pada cuaca panas dan gampang retak pada musim dingin. Adalah Charles Goodyear sosok yang berjasa menciptakan karet menjadi bahan yang lentur namun kuat seperti sekarang. Sahabat anehdidunia.com tidak bisa dibayangkan bagaimana rasanya jika benda-benda seperti ban kendaraan dan sepatu bot meleleh secara tiba-tiba saat sedang dipakai di bawha terik matahari.

Metode vulkanisasi yang ditemukan oleh Goodyear untuk mengubah karet menjadi bahan yang kuat merupakan hasil kombinasi dari ketekunan dan keberuntungan. Selama lima tahun, ia mencoba segala cara supaya produk berbahan karet tidak mudah meleleh, namun semuanya berakhir dengan kegagalan.

Peruntungan Goodyear baru berubah saat ia bekerja di perusahaan karet Eagle India pada tahun 1839 di Massachusetts, AS. Tanpa sengaja ia mencampurkan karet dengan sulfur di atas tungku yang sedang menyala. Namun bukannya meleleh, kombinasi bahan-bahan tadi justru malah menguat. Goodyear kemudian menghabiskan tahun-tahun berikutnya untuk menyempurnakan temuan yang awalnya ia dapat secara kebetulan tersebut.

Keripik Kentang

George Crum

Kemarahan kerap dianggap sebagai sifat yang negatif. Namun untuk kasus yang satu ini, kemarahan justru menjadi penyebab munculnya salah satu cemilan yang paling digandrungi oleh masyarakat dunia. Cemilan tersebut adalah keripik kentang (potato chips).

Penemuan keripik kentang bermula ketika pada tahun 1853, juru masak George Crum yang sedang bekerja di rumah makan New York mendapat pesanan dari seorang pelanggan untuk membuat kentang goreng. Setiap kali kentang goreng yang dibuatnya disajikan, setiap kali itu pula pelanggan tersebut mengeluh kalau potongan kentang goreng yang dimakannya terlalu besar.

Merasa frustrasi dengan pelanggan tersebut, Crum akhirnya kehilangan kesabaran. Sambil diliputi amarah, Crum memotong-motong kentang menjadi setipis mungkin, menggorengnya, dan kemudian membumbuinya dengan garam. Sejak itu, terciptalah keripik kentang pertama di dunia.

Coca Cola

John Pemberton

Lepas dari dampak kesehatan yang bisa timbul jika dikonsumsi terlalu banyak, tidak akan ada yang menyangkal kalau Coca Cola merupakan salah satu produk minuman ringan yang paling disukai di dunia. Minuman ini sendiri pada awalnya tercipta dari pengalaman John Pemberton semasa masih menjadi tentara dan menerima luka di medan perang.

Saat menerima pengobatan, Pemberton ternyata malah kecanduan dengan zat morfin yang digunakan untuk meringankan rasa sakit. Peristiwa tersebut lantas memberinya ide untuk menciptakan minuman yang bisa memberikan efek serupa, namun tidak menggunakan bahan opium atau candu. 

Pemberton akhirnya menemukan bahan yang dimaksud dalam wujud kacang kola, dan ia mendapatkan resepnya secara tidak sengaja saat mencampurkan air hasil karbonasi dengan sirup berbahan kola. Awalnya ia hendak menggunakan minuman tersebut sebagai obat alternatif, Pemberton memutuskan untuk menjualnya sebagai minuman ringan.

referensi:
https://www.storypick.com/inventions-made-by-mistake/
https://www.alodokter.com/keuntungan-dan-risiko-mengonsumsi-sakarin
https://connecticuthistory.org/charles-goodyear-and-the-vulcanization-of-rubber/


close