PLARIUSMODIFIKASI101

Kasus Kekerasan Gara-Gara Memberi Review Jelek

Friday, November 22, 2019
Bagi seniman dan pemilik bisnis, menerima review negatif di internet merupakan hal yang tidak jarang terasa menyakitkan. Pasalnya usaha dan kerja keras yang sudah ditempuh seolah-olah tidak dihargai dengan layak. Namun dalam kasus tertentu, sejumlah orang menanggapi review negatif dengan terlalu serius hingga ia tidak bisa lagi mengendalikan diri. Berikut ini adalah contoh insiden kekerasan yang terjadi akibat masalah review negatif di internet.

Richad Brittain dan Paige Rolland

Richad Brittain dan Paige Rolland

Richad Brittain adalah seorang novelis yang baru saja menerbitkan novel berjudul The World Rose. Pada awalnya Brittain merasa sumringah karena review yang dibuat oleh para kritikus novel umumnya bernada positif dan bahkan menyandingkannya dengan nama-nama tenar seperti Charles Dickens atau J.K. Rowling. Hingga kemudian Brittain membaca review yang ditulis oleh Paige Rolland.

Dalam ulasannya, Rolland mengaku sudah keburu bosan duluan saat baru membaca beberapa halaman novel Brittain. Rolland juga mengkritik aspek-aspek lain seperti sampul novelnya, harga bukunya, alur cerita novelnya, gaya penulisannya, hingga sosok Brittain itu sendiri. Begitu membaca tersebut, Brittain langsung merasa emosi bukan main.

Brittain kemudian menggunakan Facebook untuk mengetahui informasi pribadi mengenai Rolland. Dari sana, ia berhasil menemukan kalau Rolland bekerja di sebuah toko bahan makanan. Maka, Brittain pun kemudian nekat menempuh jarak hingga sejauh 640 km hanya untuk bertemu dengan Rolland secara langsung.

Sesampainya di toko tempat Rolland bekerja, Brittain kemudian mengambil botol anggur, memukulkannya ke kepala Rolland, dan kemudian pergi melarikan diri. Akibatnya, Rolland harus dilarikan ke rumah sakit dan menerima jahitan di kepalanya. 

Brittain sendiri berhasil ditangkap setelah polisi mempelajari rekaman kamera CCTV di toko tersebut. Karena Brittain sebelum ini pernah memiliki rekam jejak melakukan tindak kekerasan, hakim lantas menjatuhkan hukuman penjara 2,5 tahun kepada Brittain.

Diane Goodman dan Sean C.

toko buku Ocean Avenue Books

Diane Goodman adalah pemilik toko buku Ocean Avenue Books yang berlokasi di San Fransisco, AS. Suatu hari, toko buku tersebut dikunjungi oleh Sean C.. Dalam kunjungannya tersebut, Sean merasa tidak nyaman karena toko tersebut menurutnya berada dalam kondisi berantakan dengan buku-buku yang ditumpuk di mana-mana.

Setibanya ia di rumah, Sean kemudian menulis review di situs Yelp mengenai pengalamannya saat mengunjungi toko buku milik Goodman. Sean kemudian menyarankan agar Goodman menutup toko bukunya selama beberapa hari supaya ia memiliki cukup waktu untuk merapikan kondisi dalam tokonya.

Alih-alih menerima review dari Sean dengan bijak, Goodman justru merasa marah dan kemudian mengirimi pesan-pesan bernada ancaman kepada akun Yelp milik Sean. Setiap kali Sean memblokir akun dari Goodman, setiap kali itu pula Goodman kemudian membuat akun baru untuk meneror Sean.

Masih belum berhenti sampai di sana, Sean kemudian menelusuri akun milik Sean dengan seksama untuk mengetahui alamat rumahnya. Sahabat anehdidunia.com setelah berhasil mendapatkan alamat rumah Sean, Goodman kemudian pergi ke rumah Sean dan berusaha masuk ke dalam rumahnya. Namun Sean berhasil mendorongnya keluar sebelum kemudian melaporkan Goodman kepada polisi. Goodman kemudian ditangkap dan dirujuk ke lembaga yang menangani masalah kejiwaan. 

Yang dan Liu

Kecoak dalam Makanan

Suatu hari, seorang blogger Taiwan yang bernama Liu mengunjungi sebuah restoran yang dikelola oleh Yang. Sesampainya di sana, ia memesan mie daging beserta sejumlah makanan kecil. Karena Liu merasa tidak nyaman saat makan di sana, Liu kemudian menulis artikel di blognya mengenai pengalamannya saat makan di restoran tersebut.

Dalam artikelnya, Liu mengeluh kalau makanan yang disajikan di restoran tersebut terlalu asin. Liu juga mengklaim kalau restoran tersebut tidak bersih akibat adanya kecoa yang berkeliaran, serta tidak nyaman untuk dikunjungi karena pemilik restorannya tidak menyediakan lahan parkir yang memadai.
Sejumlah pengunjung restoran Yang membaca tulisan di blog Liu dan kemudian bertanya kepada Yang mengenai kebenaran isi artikel tersebut. Merasa marah atas tulisan tersebut, Yang kemudian melaporkan Liu kepada polisi atas tuduhan pencemaran nama baik. 

Di pengadilan, hakim mengabulkan tuntutan Yang dengan alasan Liu hanya mencoba satu jenis makanan sehingga tidak seharusnya ia menganggap semua makanan dalam menu memiliki rasa yang terlalu asin. Pihak pengadilan tidak menolak klaim Liu kalau ada kecoa di restoran tersebut, namun tingkat kebersihan restoran yang bersangkutan dianggap tidak separah dengan apa yang dideskripsikan oleh Liu.

Atas pertimbangan tersebut, Liu pun kemudian dijatuhi hukuman penjara 30 hari. Seolah itu belum cukup, ia juga diharuskan menjalani masa percobaan selama 2 tahun dan membayar ganti rugi sebanyak 200.000 Taiwan dollar sebagai ganti rugi atas kerugian yang dialami restoran Yang.

Zhang dan Xiao Li

memeberi review jelek

Bagi penjual online, menghadapi pembeli yang tidak sabaran merupakan hal yang memusingkan. Terlebih lagi jika pembeli tersebut kemudian meninggalkan review buruk di lapak sang penjual. Namun Zhang nampaknya sudah bertindak terlalu jauh ketika ia berhadapan dengan konsumen macam itu.

Semuanya bermula ketika seorang pembeli bernama Xiao Li memesan barang kepada Zhang. Karena barang yang dipesannya tidak kunjung dikirim sesudah beberapa hari, Li yang sudah terlanjur kesal kemudian memberikan rating rendah pada lapak online milik Zhang. 

Zhang yang merasa murka atas tindakan Li tersebut kemudian mengiriminya pesan-pesan bernada ancaman, namun pada akhirnya ia mengirimkan pakaian yang dipesan oleh Li. Adalah Zhang sendiri yang mengantarkan barang tersebut kepada Li. Sahabat anehdidunia.com saat Zhang akhirnya berhadap-hadapan langsung dengan Li, Zhang secara tiba-tiba memukul dan menendang Li berulang kali sebelum kemudian pergi melarikan diri.

Akibat tindakan Zhang tersebut, Li terpaksa dirawat di rumah sakit. Namun saat ia masih terbaring di ranjang, Zhang masih sempat mengiriminya pesan ancaman lewat telepon sambil memperingatkan kalau ia mungkin bakal menyerangnya lagi di masa depan. Zhang sendiri akhirnya ditangkap polisi dan lapak onlinenya dihapus oleh dari situs tempatnya berjualan.  

Michael Johnson dan Keluarga Walley

Norman Auvil

Suatu hari, Diana Walley pergi ke sebuah pesta ulang tahun yang digelar di restoran Daybreak Diner. Namun sesampainya di sana, Diana justru tidak diperbolehkan masuk oleh staf restoran jika tidak didampingi oleh orang lain. Pasalnya Diana memiliki cacat fisik dan ia pernah terjatuh di restoran tersebut.

Diana yang merasa sedih atas insiden tersebut kemudian menceritakan apa yang ia alami kepada putrinya yang bernama Monica. Monica lantas pergi ke restoran untuk meminta penjelasan kepada para staf, namun ia merasa geram dan kecewa karena menurutnya pihak restoran menunjukkan sikap yang tidak bersahabat.

Monica kemudian menuliskan review negatif mengenai restoran tersebut di Facebook. Ia juga membuat kampanye dunia maya untuk memprotes perlakuan pihak restoran kepada ibunya. Sahabat anehdidunia.com di lain pihak, putra pemilik Daybreak Diner yang bernama Michael Johnson merasa kesal kepada tindakan Monica karena tindakan Monica tersebut dianggap sudah merusak bisnis keluarganya.

Michael lantas mengajak 2 orang temannya untuk melakukan aksi balas dendam kepada Monica. Setelah berhasil mengetahui alamat tinggal Monica dari Facebook, ketiganya kemudian pergi ke rumah Monica dengan mengendarai mobil sambil membawa senapan. 

Sesampainya di sana, salah seorang teman Michael melepaskan tembakan sebanyak 3 kali yang nyaris mengenai kepala suami Diana. Namun mereka tidak tahu kalau tindakan mereka terekam oleh kamera keamanan. Polisi pun kemudian menangkap Michael beserta kedua orang temannya dan menjebloskan mereka ke dalam penjara.

Sahabat anehdidunia.com review jelek atau kritikan negatif artinya masukan ke kita agar bisa membuat sesuatu lebih baik lagi, jadikan itu sebagai pecut untuk memacu diki kita ke arah yang lebih baik. 

Sumber :
https://listverse.com/2018/12/21/10-crazy-reactions-to-negative-reviews/


close