PLARIUSMODIFIKASI101

Mengingat Penyakit Paling Aneh di Indonesia Yang Sempat Membuat Heboh

Friday, June 12, 2020
Semua orang di dunia ini tentu saja tak ingin sakit atau mendapatkan penyakit, karena dengan adanya penyakit, maka semua aktivitas mereka akan terhambat, atau tertunda. Meski demikian, tak ada orang yang selalu sehat di dunia ini, dan sebagian besar mereka pasti juga akan mengalami sakit, cepat atau lambat.

Bicara soal penyakit, belakangan ini Indonesia dan seluruh dunia sedang dilanda wabah virus Corona atau Covid-19. Sayangnya, karena virus ini dikategorikan sebagai virus baru, masih belum ada ilmuwan atau ahli medis yang bisa menciptakan vaksinnya, paling tidak untuk saat ini. Bisa dibilang, virus Corona ini adalah penyakit aneh yang belum pernah ada sebelumnya.

Jika mau ditelisik, sebenarnya sebelum hadirnya virus Corona atau Covid-19 ini, sudah ada beberapa penyakit yang tergolong aneh, yang menimpa seseorang, dan hingga kini cara menangani atau metode penyembuhannya masih belum ditemukan. Bahkan, penyakit ini bisa dibilang sangat aneh, dan tak lazim, karena gejalanya bukan seperti penyakit yang sudah ada sebelumnya. Tak jarang pula, penyakit ini dikaitkan dengan mistis, karena medis sendiri dikatakan angkat tangan untuk bisa menyembuhkan penyakit ini.

Di Indonesia sendiri, ada beberapa penyakit yang tergolong aneh, dan kabar adanya penyakit ini cukup menghebohkan seluruh Indonesia. Lalu, apa saja penyakit teraneh yang pernah ada di Indonesia dan kemudian membuat heboh? Berikut ini beberapa di antaranya.

Kulit menghitam dan bersisik

Kulit menghitam dan bersisik
image via cmczone.com
Penyakit kulit yang lazim di Indonesia antara lain adalah kutu air, biang keringat, atau yang paling sering adalah kulit berjamur. Namun, ada satu penyakit kulit yang terbilang aneh, dan bahkan dokter saja tak tahu penyakit kulit macam apa ini. Penyakit ini diderita oleh seorang pria bernama Abdul Hazem, yang merupakan warga Kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura. Dilihat secara fisik, pria yang menderita penyakit ini kulitnya terlihat menghitam dan bersisik. Sayangnya, penyakit ini masih belum ditemukan metode penyembuhannya, sehingga sang penderita hanya bisa meringkuk di rumahnya tanpa ada penanganan apa pun dari tenaga medis setempat.

Tak ada yang tahu apa penyebab penyakit ini bisa muncul di tubuh Abdul Hazem. Awalnya tak ada yang aneh dengan tubuhnya, sampai tiba-tiba muncul benjolan kecil yang terlihat seperti cacar di pipi sebelah kanannya. Benjolan itu kemudian menyebar ke seluruh tubuh Abdul Hazem, mulai dari dada dan punggung, hingga sampai ke tangan dan juga kakinya. Barulah setelah itu, kulitnya mulai menghitam dan juga jadi kasar bersisik.

Usaha keluarga Abdul Hazem untuk bisa menyembuhkan penyakit tersebut pun sudah dilakukan, mulai dari mendatangi Puskesmas, lalu ke RSUD Bangkalan, sampai ke rumah sakit yang lebih besar, yaitu RSU Dr. Soetomo. Namun, sayangnya semua usaha mereka berakhir sia-sia. Akhirnya, tak ada yang mampu menyembuhkan Abdul Hazem.

Muncul kawat dari dalam tubuh

Muncul kawat dari dalam tubuh
image via newslampungterkini.com
Tak kalah aneh dari penyakit yang membuat kulit menghitam dan bersisik seperti yang sudah disebutkan di atas, penyakit yang satu ini bisa dibilang seperti santet, karena penyakit ini membuat kawat-kawat bermunculan dari tubuhnya. Penyakit misterius ini dialami oleh seorang wanita bernama Noorsyaidah, yang berasal dari Sangatta, Kutai, Kalimantan Timur. Penyakit ini membuat tubuh Noorsyaidah tumbuh kawat, terutama di bagian punggungnya. Hal ini jelas membuat Noorsyaidah kesulitan untuk melakukan semua aktivitasnya sehari-hari.

Sama seperti penyakit sebelumnya, penyakit ini juga sukses membuat dokter dan juga tenaga medis setempat bingung, dan mengaku belum pernah melihat penyakit atau fenomena semacam ini. Namun, kali ini pemerintah setempat tak tinggal diam, karena mereka mengerahkan pihak yang setara dengan Menteri Kesehatan. Sayangnya, hingga saat ini usaha mereka masih belum membuahkan hasil.

Pihak medis menyerah, maka penyakit ini kemudian dikaitkan dengan penyakit non medis alias mistis. Noorsyaidah yang menderita penyakit aneh ini sejak tahun 1991 kemudian dibawa ke Jakarta untuk berobat ke ustadzah kondang, Mama Dedeh. Kali ini, usaha keluarga membawa Noorsyaidah membuahkan hasil. Diketahui, saat awal penyakit ini diderita Noorsyaidah, terdapat sekitar 47 kawat, namun begitu berobat ke Mama Dedeh, sekarang diketahui hanya tersisa 3 kawat saja. Tetap saja, kemunculan penyakit ini sempat menghebohkan Indonesia.

Kulit mirip kadal

Kulit mirip kadal
Kulit mirip kadal via cmczone.com
Berikutnya adalah penyakit yang kembali berhubungan dengan kulit seperti yang diderita oleh Abdul Hazem pada poin pertama, namun kali ini kulitnya bukan bersisik seperti ikan, melainkan seperti kadal. Penyakit kulit mirip kadal ini diderita oleh seorang anak bernama Ari di Pondok Aren, Tangerang.

Tak ada yang tahu bagaimana Ari bisa terkena penyakit kulit ini, namun menurut penuturan kakeknya, ibu dari Ari saat sedang mengandung Ari sering menyakiti dan menyiksa hewan, tepatnya hewan kadal dan biawak. Kakeknya khawatir hal itulah yang membuat Ari kemudian memiliki kulit seperti kadal sejak lahir, untuk menghukum sang ibu yang dulunya sering menyiksa hewan kadal.

Meski Ari masih bisa beraktivitas seperti biasa dan bermain dengan anak-anak lain tanpa ada masalah, namun tentu saja orangtua dari teman-teman Ari masih merasa khawatir, dan meminta anak mereka untuk menjauhi Ari agar tak terjadi hal yang tak diinginkan. Jika hal ini masih terus berlangsung, dikhawatirkan akan berdampak pada psikologis Ari, karena dia merasa tertekan dan tak punya teman. Hal itu justru akan lebih berbahaya lagi, karena psikologis yang buruk bisa membuat Ari melakukan hal-hal nekat. Yang paling parah, Ari bisa melakukan bunuh diri karena merasa dijauhi dan stres.

Wajah kosong

Foto Tumini
Foto Tumini via kompas.com
Bisa dibilang, penyakit yang satu ini adalah yang paling mengerikan dibandingkan dengan penyakit lainnya dalam artikel ini. Jika penyakit sebelumnya hanya berkaitan dengan kulit, namun penyakit misterius yang satu ini justru bisa membuat seseorang kehilangan wajahnya. Penyakit aneh dan misterius ini dialami oleh seorang wanita tua bernama Sumini.

Sumini yang merupakan warga Desa Nglanduk, Madiun, Jawa Timur ini harus rela kehilangan wajahnya, mulai dari kedua matanya, hidung, sampai dengan mulut bagian atas. Bagian tubuh Sumini yang masih terlihat utuh hanyalah bagian kening dan dagu. Mirisnya lagi, penyakit ini sudah diderita oleh Sumini selama puluhan tahun.

Rupanya, penyakit ini berasal dari kanker kulit ganas yang disebut dengan Basalioma. Awalnya terdapat bintik atau bisul berukuran kecil yang berada di antara kedua matanya, namun karena dianggap tak berbahaya, Sumini lalu membiarkannya tanpa melakukan tindakan penyembuhan. Siapa sangka, bisul itu kemudian membesar dan kemudian ‘memakan’ hampir seluruh wajahnya. 

Muncul akar dari tubuh

Dede si manusia akar
Dede si manusia akar via suarasurabaya.net
Terakhir ada penyakit yang membuat seluruh tubuh penderitanya tumbuh akar. Penyakit aneh ini  diderita oleh seorang pemuda bernama Dede Koswara. Tak ada yang tahu bagaimana penyakit ini bisa muncul. Yang diketahui hanyalah Dede dulu pernah terkena luka gores, dan sejak saat itu seluruh tubuh Dede ditumbuhi kutil yang menyerupai akar pohon.

Dokter yang menangani Dede menduga bahwa luka gores itu tak mematikan, namun muncul fakta lainnya di dalam tubuh Dede, yaitu dia memiliki kelainan genetik yang membuat organ tubuhnya bekerja tak semestinya atau abnormal.

Sayangnya, meski mendapatkan penanganan medis dan melakukan operasi, usaha tersebut bisa dikatakan terlambat, karena seluruh tubuh Dede sudah tumbuh akar yang cukup panjang. Hal ini mengakibatkan kegagalan organ di seluruh tubuh Dede. Sampai akhirnya, Dede meninggal dunia pada usia 46 tahun.

Itulah beberapa penyakit teraneh di Indonesia yang sempat membuat heboh. Semoga untuk ke depannya tak terjadi lagi penyakit aneh semacam ini.

Sumber:
https://lifestyle.kompas.com/read/2009/06/21/18351825/wajah.tumini.hilang.akibat.penyakit.aneh
https://www.boombastis.com/penyakit-aneh-di-indonesia/103242



close