PLARIUSMODIFIKASI101

Permainan Memanggil Hantu dari Berbagai Belahan Dunia

Monday, December 14, 2020

Manusia sudah lama meyakini keberadaan makhluk halus atau hantu. Kendati mereka tidak bisa diajak berkomunikasi secara total, makhluk halus konon bisa dipanggil dengan memakai ritual dan alat khusus. Berikut ini adalah 5 permainan dari berbagai belahan dunia yang konon bisa digunakan untuk memanggil makhluk halus.

Ouija

Ouija
Ouija via chillingtalesfordarknights.com

Papan ouija bukanlah benda yang lazim dijumpai di Indonesia, namun papan ini harusnya bukanlah benda yang asing bagi mereka yang gemar menonton film horor buatan Hollywood. Pasalnya papan ini kerap muncul di film-film yang dimaksud. Misalnya di film The Conjuring 2.

Papan ouija terdiri dari sebuah papan dengan kumpulan huruf dan angka di atasnya. Selain papan tersebut, ouija juga dilengkapi dengan papan berukuran lebih kecil dengan lubang di tengahnya.

Untuk memainkan ouija, pemain harus menaruh papan berlubang di atas papan yang berukuran lebih besar. Pemain kemudian menaruh tangannya di atas papan berlubang tersebut sambil berkonsentrasi dan mengucapkan kata-kata untuk berkomunikasi dengan makhluk halus yang ingin diajak bicara.

Jika makhluk tersebut menjawab, maka tangan pemain ouija akan bergerak sendiri menuju huruf-huruf tertentu. Rangkaian huruf-huruf itulah yang dibaca oleh pemain untuk melihat apa yang dikatakan oleh sang makhluk halus. 

Papan ouija pertama kali masuk ke Amerika Serikat pada abad ke-19. Pada awalnya papan tersebut hanya digunakan sebagai papan permainan biasa. Belakangan, papan tersebut mulai digunakan sebagai media untuk berkomunikasi dengan makhluk halus dan arwah orang-orang yang sudah meninggal.

Kalangan yang skeptis beranggapan kalau pemain ouija sebenarnya tidak benar-benar berkomunikasi dengan makhluk halus, namun hanya menggerakkan tangannya sendiri karena terbawa oleh alam bawah sadarnya. Golongan agamawan di lain pihak menentang penggunaan ouija karena papan ini konon bisa dimanfaatkan oleh roh jahat untuk merasuki pemain ouija.

Bloody Mary

Bloody Mary
Bloody Mary via newsfromthespiritworld.wordpress.com

Bloody Mary adalah hantu wanita yang diceritakan bakal menampakkan diri pada cermin jika dipanggil memakai ritual khusus. Nama Bloody Mary juga digunakan untuk menyebut permainan yang konon bisa digunakan untuk memanggil sosoknya.

Dalam permainan Bloody Mary, seseorang akan memegang lilin sambil memasuki ruangan yang ada cerminnya. Permainan tersebut harus dilakukan pada malam hari di dalam ruangan yang gelap. Saat sudah berada di depan cermin, pemain harus menyebut nama Mary sebanyak beberapa kali.

Jika hantu Mary merasa terpanggil, ia akan menampakkan wujudnya di dalam cermin. Hantu Mary tersebut konon bakal menyerang orang yang sudah memanggilnya dan meninggalkan luka cakaran pada orang tersebut.

Menurut legenda, hantu yang menampakkan diri dalam permainan Bloody Mary adalah arwah dari seorang korban kecelakaan. Pada awalnya, ada seorang gadis bernama Mary yang berwajah cantik. Mary diceritakan amat mengagumi kecantikannya sendiri dan bisa menghabiskan waktu begitu lama hanya untuk bercermin.

Hingga kemudian pada suatu hari, Mary mengalami kecelakaan. Ia selamat dalam kecelakaan tersebut, namun wajahnya terluka parah. Saat Mary melihat wajahnya sendiri di cermin seusai kecelakaan, ia merasa begitu histeris hingga kemudian arwahnya melompat masuk ke dalam cermin. Sejak itu, Mary diceritakan bakal menyerang siapapun yang memanggil namanya lewat cermin supaya orang tersebut tidak melihat wajah Mary.

Charlie Charlie

Charlie Charlie
Charlie Charlie via wikipedia.org

Charlie Charlie adalah nama dari permainan yang menggunakan sebatang pensil dan selembar kertas. Kertas tersebut dilengkapi dengan gambar palang beserta tulisan “ya” dan “no” di bagian diagonalnya. Di tengah-tengah gambar palang tersebut, pemain menaruh pensil yang diposisikan sedemikian rupa supaya ujung pensilnya bisa bergerak sendiri layaknya jarum jam.

Pemain kemudian berkata, “Charlie, Charlie, apa kau di sana?” sambil mengajukan pertanyaan. Jika makhluk halus yang mengaku bernama Charlie menjawab panggilan tersebut, pensilnya akan mulai bergerak sendiri ke arah tulisan “yes”.

Sesudah itu, pemain akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan berikutnya. Pensil tadi juga akan ikut bergerak sesuai dengan jawaban sang makhluk halus. Jika pemain ingin mengakhiri percakapannya dengan Charlie, ia harus berkata “Selamat tinggal, Charlie” dan permainan pun berakhir.

Permainan Charlie Charlie sepintas nampak seperti permainan yang tidak berbahaya. Namun seperti halnya ouija, permainan ini juga dipandang secara kontroversial karena tidak ada yang bisa memastikan, makhluk halus macam apakah yang terpanggil untuk mengikuti permainan ini.

Pemerintah di sejumlah negara menganggap serius permainan ini sehingga mereka melarangnya karena dianggap sebagai permainan penuh dosa atau bisa mendorong pemainnya melakukan bunuh diri. Di negara-negara seperti Fiji, Republik Dominika, hingga Libya, permainan ini dilarang untuk dimainkan.

Daruma-San

Daruma-San
Daruma-San via yukepo.com

Jepang dikenal memiliki banyak kisah mistis yang menarik sekaligus membuat bulu kuduk berdiri. Daruma-San adalah contoh dari permainan berbau mistis yang berasal dari Negeri Sakura. Permainan Daruma-san tergolong berdurasi panjang karena permainan ini bisa berlangsung hingga seharian.

Permainan Daruma-san dimulai pada malam hari. Mula-mula pemain harus menanggalkan seluruh pakaiannya dan masuk ke kamar mandi yang dilengkapi dengan bak untuk berendam. Pemain juga harus mematikan semua lampu.

Saat sudah berada di dalam bak, pemain harus memejamkan mata sambil membasuh rambutnya. Sambil melakukan itu, pemain harus berkata, “Daruma-san jatuh” secara berulang-ulang. Jika hantu Daruma-san menampakkan diri, ia akan muncul di kamar mandi dan tiba-tiba jatuh terjungkal hingga kehilangan sebelah matanya.

Pada tahap ini, pemain harus tetap memejamkan mata, namun pemain bisa mendengar suara Daruma-san di kamar mandi. Pemain juga bisa mengetahui sosok Daruma-san karena Daruma-san juga muncul di alam pikiran sang pemain. 

Pemain sesudah itu harus bertanya, “Kenapa kamu jatuh di kamar mandi?” Pertanyaan tersebut tidak dimaksudkan untuk dijawab, tapi sekedar untuk mengalihkan Daruma-san supaya pemain bisa pergi meninggalkan kamar mandi. Saat pemain sudah meninggalkan kamar mandi dengan mata terpejam, pemain sesudah itu harus segera tidur.

Daruma-san sendiri akan tetap membuntuti pemain. Saat pemain sudah terbangun kembali, pemain akan merasa seolah-olah ada yang membuntutinya. Namun saat pemain menengok ke belakang, pemain tidak melihat apa-apa. Meskipun begitu, kadang-kadang Daruma-san menampakkan wujudnya sebagai wanita berambut panjang saat pemain melihat ke arah belakang melalui bahu kanannya.

Supaya Daruma-san tidak lagi mengejar pemain, pemain harus berkata “Tomare” (Berhenti) lalu kemudian menjauhi Daruma-san. Sesudah itu, pemain harus menengok ke arah belakang sambil mengayunkan tangan dan berkata “Kitta” (Aku memotongmu). 

Jika berhasil, Daruma-san akan berhenti mengusik pemain. Namun jika pemain gagal melepaskan diri dari Daruma-san hingga tengah malam tiba, Daruma-san konon bakal memasuki alami mimpi dan mendatangkan hal-hal buruk bagi pemain.

Jelangkung

Jelangkung
Jelangkung via misterifaktadanfenomena.com

Permainan ini adalah permainan bertema mistis yang harusnya sudah tidak asing lagi bagi anda semua. Popularitas Jelangkung hanya semakin meluas saat ada film-film horor lokal turut menyertakan adegan permainan jelangkung di dalamnya.

Permainan jelangkung atau jailangkung konon memiliki asal-usul yang berkaitan dengan ritual tradisional Cina yang sekarang sudah punah. Dalam permainan jelangkung, mula-mula pemain harus menyiapkan boneka kayu yang kepalanya terbuat dari termpurung kelapa. Boneka tersebut bagian tangannya diikat dengan kapur dan didekatkan pada papan tulis.

Pemain sesudah itu harus melakukan ritual memakai kemenyan sambil memanggil-manggil nama jelangkung. Permainan jelangkung idealnya dilakukan oleh setidaknya tiga orang. Dua orang bertugas memegang boneka jelangkung, sementara satu orang lainnya bertugas sebagai pawang pemanggil jelangkung. 

Jika roh jelangkung menjawab panggilan tersebut, boneka jelangkung bakal terasa berat atau berguncang-guncang. Pemain selanjutnya bisa mengajukan pertanyaan kepada jelangkung. Jelangkung tersebut kemudian akan menjawab dengan cara menuliskan sesuatu di papan tulis. 

Untuk mengakhiri permainan, maka pemain harus mengucapkan salam perpisahan. Jika pemain mengakhiri permainan tanpa sempat berpamitan, maka roh yang tadinya merasuki jelangkung konon akan ganti merasuki pemain.


Sumber :

https://en.wikipedia.org/wiki/Ouija

https://www.liveabout.com/bloody-mary-in-the-mirror-3299478

https://mysteriousuniverse.org/2020/08/the-strange-tale-of-a-cursed-demonic-game/

https://theghostinmymachine.com/2014/11/12/the-most-dangerous-games-daruma-san-or-the-bath-game/

https://kumparan.com/dukun-millennial/kisah-kelam-jelangkung-1tGgSEiBqkq/full




close