Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Pengobatan Tradisional Paling Aneh Untuk Menghilangkan Flu

Anehdidunia.com - Flu atau pilek merupakan penyakit yang terkesan remeh, namun amat mengganggu. Pasalnya siapapun pasti bakal kesulitan untuk berkonsentrasi dan menjalankan rutinitasnya jika hidung berada dalam kondisi meler atau tersumbat. Flu terasa semakin menganggu saat orang tersebut harus bersin-bersin.

Oleh sebab itulah, begitu seseorang terkena flu, maka orang tersebut akan mencoba melakukan segala cara supaya flunya cepat hilang. Termasuk dengan cara-cara yang terkesan aneh bagi mereka yang tidak akrab. Berikut ini adalah aneka contoh metode pengobatan aneh tersebut.

Kerokan

Kerokan
Kerokan via hipwee.com

Kerokan adalah metode pengobatan tradisional yang masih banyak dipraktikkan hingga sekarang di Indonesia. Biasanya kerokan digunakan untuk mengobati penyakit-penyakit dengan gejala demam, termasuk pilek.

Cara melakukan kerokan sendiri terbilang sederhana, namun tetap memerlukan teknik khusus. Orang yang hendak dikerok akan diminta duduk atau tidur dalam posisi tengkurap dalam kondisi bertelanjang dada.

Sesudah itu, punggung orang tersebut akan dikerok dengan memakai uang logam yang sudah diolesi dengan minyak. Jika kerokan sudah selesai dilakukan, orang yang bersangkutan bakal memiliki punggung yang penuh dengan garis-garis berwarna gelap. Orang yang dikerok juga bakal cukup sering bersendawa.

Bagi sebagian orang, kerokan merupakan terapi pengobatan yang terasa menyakitkan. Itulah sebabnya tidak semua orang bersedia dikerok. Kerokan juga dianggap merusak penampilan karena orang yang baru saja dikerok bakal memiliki punggung yang penuh dengan garis-garis gelap dan badan yang dipenuhi aroma minyak.

Kerokan sendiri bukan hanya dikenal di Indonesia. Di China dan di negara-negara yang banyak dihuni oleh warga keturunan China, penduduk setempat juga mengenal teknik pengobatan yang konsepnya serupa dengan kerokan.

Teknik pengobatan tersebut adalah gua sha atau pijat naga merah. Bedanya adalah jika kerokan menggunakan uang logam untuk membuat guratan di punggung, maka gua sha menggunakan batu yang bentuknya pipih.

Mendengarkan Musik

Mendengarkan Musik
Mendengarkan Musik via jatenglive.com

Rasanya tidak ada orang yang tidak menyukai musik. Dengan mendengarkan musik, maka seseorang bisa membantu melepas stress dan melupakan sejenak beban yang ada di dalam pikirannya. Musik juga membantu menghilangkan suasana sunyi dan membosankan.

Karena masing-masing orang memiliki suasana hati dan selera yang berbeda-beda, musik pun terdiri dari begitu banyak genre dan aliran. Mulai dari musik yang bertempo lambat dan hanya menggunakan sedikit bunyi instrumen, hingga musik yang bertempo cepat dan banyak menggunakan bunyi-bunyian keras.

Manfaat mendengarkan musik ternyata bukan hanya terbatas sampai di situ. Menurut hasil penelitian dari ilmuwan Jerman, musik membantu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga orang tersebut menjadi lebih mudah sembuh dari pilek yang dideritanya.

Masih menurut hasil penelitian yang sama, mendengarkan musik bakal membantu mengurangi stress dan meningkatkan kadar protein bernama immunoglobulin. Immunoglobulin adalah protein yang jumlahnya bakal meningkat secara alamiah setiap kali tubuh sedang terkena infeksi.

Dengan mendengarkan musik bergenre jazz atau dansa, maka kadar antibodi orang tersebut akan meningkat dan kadar hormon stressnya bakal berkurang. Tubuh yang sedang berada dalam kondisi santai memiliki peluang lebih tinggi untuk menyembuhkan diri dibandingkan tubuh yang sedang berada dalam kondisi tertekan.

Jadi jika di kemudian hari anda sedang terkena pilek, tidak ada salahnya untuk beristirahat sambil mendengarkan musik yang menenangkan jiwa anda. Yang penting volume musiknya jangan disetel terlalu keras supaya tidak sampai merusak indra pendengaran anda.

Memakai Kaos Kaki dan Bawang

Memakai Kaos Kaki dan Bawang
Memakai Kaos Kaki dan Bawang via hipwee.com

Kaos kaki adalah kain berbentuk panjang dipakai di bagian telapak kaki. Dengan memakai kaos kaki, maka bagian telapak kaki orang tersebut bakal terasa lebih hangat. Kaos kaki juga membantu melindungi telapak kaki seseorang dari bahaya lecet saat memakai sepatu.

Bagi penduduk Eropa di masa lampau, kaos kaki juga memiliki manfaat lain. Manfaat tersebut adalah menyembuhkan pilek. Mereka memiliki metode pengobatan tradisional yang cukup unik dalam menyembuhkan pilek dengan memakai kaos kaki.

Dalam metode pengobatan ini, jika seseorang terkena pilek, maka orang tersebut dianjurkan untuk segera memotong-motong bawang. Sesudah itu, potongan bawang tersebut ditempelkan di bagian bawah telapak kaki.

Supaya bawangnya tidak terlepas dan menyebar ke mana-mana, orang tersebut sesudah itu harus memakai kaos kaki. Hal berikutnya yang perlu ia lakukan selanjutnya hanyalah beristirahat hingga pileknya sembuh.

Metode pengobatan ini diklaim sudah ada sejak tahun 1500-an. Menurut keyakinan mereka, bawang memiliki khasiat mengobati aneka macam penyakit dan meningkatkan ketahanan tubuh. Jadi saat ada bawang yang ditaruh di bawah telapak kaki, zat-zat dalam bawang akan terserap ke dalam tubuh dan membantu tubuh memerangi penyakit.

Memakan Sup Kadal

Memakan Sup Kadal
Memakan Sup Kadal via detik.com

Masyarakat China dikenal dengan metode pengobatan tradisionalnya yang amat beragam. Mereka hampir selalu memiliki jawaban atas beragam masalah kesehatan yang mendera manusia, tak terkecuali pilek.

Selain memakai metode gua sha, praktisi pengobatan tradisional China juga memiliki metode pengobatan lain untuk menyembuhkan pilek. Namun seperti halnya gua sha, metode ini juga bukanlah metode pengobatan yang bisa diterima oleh setiap orang. Pasalnya metode pengobatan ini menggunakan hidangan berwujud sup kadal.

Untuk menyiapkan sup kadal, mula-mula kadal yang sudah dikeringkan akan direndam ke dalam air panas bersama dengan biji-bijian dan ubi. Saat ubinya sudah terasa empuk, sup kadal ini sudah siap untuk disantap.

Sup kadal diklaim bisa membantu menyembuhkan penyakit yang berkaitan dengan saluran pernapasan, khususnya batuk dan pilek. Karena sup kadal disantap dalam kondisi masih panas, uap dan kuah panas yang terdapat dalam sup ini juga membantu memberikan rasa hangat dalam tubuh. Dengan begitu, lendir yang menumpuk di saluran pernapasan bakal mengencer sehingga menjadi lebih mudah untuk dikeluarkan.

Memakai Kaos Kaki Basah

Memakai Kaos Kaki Basah
Memakai Kaos Kaki Basah via idntimes.com

Satu lagi metode pengobatan tradisional dari negara-negara Barat yang menggunakan kaos kaki sebagai perangkatnya. Dalam metode pengobatan ini, mula-mula seseorang diharuskan menyiapkan 2 pasang kaos kaki terlebih dahulu.

Sebelum memakai kaos kaki, orang yang sedang terkena flu harus merendam kakinya terlebih dahulu ke dalam baskom berisi air hangat selama kurang lebih 10 menit. Di saat yang bersamaan, sepasang kaos kaki juga dicelupkan ke dalam baskom lain yang berisi air dingin.

Jika orang tersebut sudah selesai merendam kakinya, maka hal berikutnya yang perlu dilakukan adalah memakai kaos kaki basah tadi. Supaya air dari kaos kakinya tidak membasahi ranjang atau lantai, orang tersebut selanjutnya harus memakai kaos kaki kering di luar kaos kakinya yang basah.

Singkatnya, ada 2 kaos kaki yang harus dikenakan dalam metode pengobatan ini. Jika sudah, orang tersebut hanya perlu pergi ke atas ranjangnya untuk tidur sambil mengenakan kaos kakinya. Keesokan harinya, kaos kaki tersebut sudah bisa dilepas. Jika kondisi orang tersebut masih belum membaik, maka metode ini kembali diulangi.

Menurut keyakinan orang-orang yang mempraktikkan metode pengobatan ini, kaki yang terkena suhu panas sekaligus suhu dingin bakal mempercepat lepasnya zat-zat beracun yang menumpuk di dalam tubuh. Kalau anda sendiri, apakah anda tertarik untuk mencoba ini? Atau sekarang anda malah penasaran untuk mencobanya?

Sumber :
https://listverse.com/2021/10/22/10-most-bizarre-cold-remedies/
https://www.healthline.com/health/cold-flu/onion-in-sock
https://www.healthline.com/health/wearing-wet-socks-to-bed