Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hasil Kerajinan Unik dan Menakutkan yang Terbuat dari Tengkorak Manusia

Anehdidunia.com - Tengkorak memiliki citra yang angker. Pasalnya jika manusia sudah meninggal, maka dagingnya akan terurai hingga tinggal menyisakan tengkorak dan kerangka. Itulah sebabnya tengkorak sering diidentikkan dengan hal-hal berbau kematian.

Namun hal tersebut tidak mengurungkan niat sejumlah orang untuk memanfaatkan tengkorak. Berikut ini adalah beberapa benda unik yang diciptakan oleh manusia dengan tengkorak manusia sebagai bahan utamanya.

Kamera

Kamera
Kamera via listverse.com

Berkat keberadaan kamera, peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lampau kini bisa diabadikan dengan cara dipotret. Dengan begitu, gambar yang sudah diambil oleh kamera kemudian bisa dinikmati oleh generasi berikutnya.

Kamera pada awalnya hanya bisa mengambil gambar dalam format hitam putih. Namun seiring dengan kian majunya perkembangan zaman, kamera kini bisa mengambil gambar sesuai dengan warna aslinya. Bukan hanya itu, kamera kini juga bisa digunakan untuk merekam peristiwa supaya bisa ditonton ulang dalam format video.

Kemajuan zaman juga menyebabkan kamera menjadi semakin ringkas dan beragam. Bahkan ponsel yang fungsi utamanya untuk komunikasi sekarang juga bisa digunakan untuk mengambil gambar.

Dari sekian banyak kamera yang sudah diciptakan oleh manusia, rasanya tidak ada yang lebih menakutkan dibandingkan kamera buatan Wayne Martin Belgeris. Bagaimana tidak, kamera ini terbuat dari tengkorak manusia sungguhan! Tepatnya dari seorang gadis yang baru berusia 13 tahun saat meninggal.

Kamera berbahan tengkorak ini memiliki cara kerja layaknya kamera sederhana. Saat kameranya aktif, cahaya dari pemandangan yang disorot akan masuk ke dalam bagian mata tengkorak. Sesudah itu, gambar dari pemandangan yang diambil akan tercetak pada film kamera yang terpasang pada bagian dalam rongga tengkorak.

Wayne memandang kamera tengkorak buatannya sebagai karya seni. Menurut pengakuan Wayne, ia menggunakan tengkorak sebagai bahan baku kamera ini untuk menyimbolkan bagian dari alam yang masih tertinggal saat jiwa pemilik tengkoraknya sudah tiada. Wayne lantas mengkritik manusia sebagai makhluk yang arogan dan elitis karena manusia tidak ragu-ragu merusak alam di sekitarnya.

Bahan Bangunan

Bahan Bangunan
Bahan Bangunan via thevocket.com

Aztek adalah suku yang di masa lampau pernah mendiami Meksiko. Saat bangsa Aztek masih memiliki kerajaannya sendiri, mereka menyandang reputasi sebagai suku yang amat ditakuti. Pasalnya suku Aztek dikenal gemar berperang dan melakukan ritual pengorbanan manusia.

Sisa-sisa dari kesadisan bangsa Aztek di masa lampau masih dapat dijumpai di masa kini. Pada tahun 2015, tim arkeolog menemukan reruntuhan bangunan dan pilar yang terkubur di bawah kota Mexico City. Namun pilar tersebut bukanlah sembarang pilar. Pasalnya pilar tersebut terbuat dari ratusan tengkorak manusia!

Yang lebih mencengangkan lagi adalah tengkorak-tengkorak tersebut bukan hanya berasal dari orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Hingga tahun 2017, ilmuwan sudah menemukan 679 tengkorak manusia yang menyusun pilar tersebut. Namun jumlah tersebut diyakini masih akan terus bertambah karena masih ada bagian dari tiang ini yang belum selesai digali.

Karena belum selesai digali, tinggi pilar ini masih belum diketahui. Namun pilar yang sama diperkirakan memiliki diameter 60 meter. Sahabat anehdidunia.com di masa lampau, lokasi tempat ditemukannya pilar ini merupakan tempat berdirinya Templo Mayor, salah satu kuil terpenting suku Aztek.

Peralatan

peralatan
peralatan via nationalgepgraphich.com

Sepanjang perjalanan sejarahnya, level teknologi manusia senantiasa berkembang. Di masa kini, kemajuan teknologi menyebabkan manusia bisa berpergian ke tempat lain yang berjarak ribuan kilometer hanya dalam hitungan menit. Namun di masa lampau, teknologi manusia masih belum semaju itu.

Tidak jauh dari kota Mexico City, Meksiko, tim arkeolog menemukan 5 ribu potongan tengkorak dan tulang belulang manusia. Apa yang membuat tengkorak-tengkorak ini berbeda dari tengkorak yang biasa ditemukan oleh ilmuwan adalah tengkorak tersebut ternyata sudah diubah menjadi aneka macam perkakas dan peralatan. Mulai dari kancing, jarum, spatula, dan masih banyak lagi.

Yang lebih uniknya lagi, yang mengubah tengkorak tersebut menjadi peralatan ternyata masih memiliki hubungan darah atau kekerabatan dengan mendiang pemilik tengkorak. Dasarnya adalah karena tengkorak-tengkorak yang ditemukan di tempat ini struktur tengkorak wajahnya nampak memiliki kemiripan satu sama lain.

Menurut Abigail Meza Penaloza selaku pemimpin tim arkeolog yang menemukan tengkorak-tengkorak ini, tengkorak tersebut diubah menjadi perkakas tidak lama setelah meninggal dunia. Penggunaan tengkorak sanak famili sebagai peralatan diduga merupakan cara bagi penduduk setempat untuk tetap mengingat orang-orang yang sudah meninggalkan mereka.

Tempat Minum

Tempat Minum
Tempat Minum via listverse.com

Kepulauan Inggris diketahui sudah dihuni oleh manusia sejak belasan ribu tahun yang lalu. Penduduk Inggris di masa itu juga meninggalkan warisan berupa benda yang cukup mengerikan. Benda tersebut adalah cangkir minum yang terbuat dari tengkorak manusia.

Cangkir tengkorak tersebut diketahui sudah berusia setidaknya 14.700 tahun. Lokasi penemuannya berada di Gua Gough, Somerset, Inggris. Sekarang, cangkir tengkorak tersebut tersimpan di Museum Sejarah Alam yang berlokasi di kota London.

Bangsa Inggris kuno sendiri bukanlah satu-satunya penduduk di masa lampau yang pernah menggunakan wadah minuman berbahan tengkorak manusia. Sahabat anehdidunia.com kaum Hindu di India beserta kaum Buddha di Tibet diketahui juga pernah membuat tempat minuman yang terbuat dari tengkorak manusia. Mereka menyebut cangkir tengkorak ini dengan nama “kapala”.

Kapala terdiri dari 2 tipe. Tipe kapala pertama hanya terdiri dari bagian belakang tengkorak. Tipe kapala kedua menggunakan seluruh bagian tengkorak. Bagian rongga mata pada kapala tipe kedua bahkan diberi mata palsu supaya terlihat menyerupai kepala orang sungguhan.

Kapala biasanya diisi dengan minuman anggur dan dimaksudkan untuk menyimbolkan persembahan darah kepada dewa-dewa penuh amarah dalam kepercayaan mereka. Untuk ritual-ritual tertentu, minuman dalam kapala juga dicampur dengan nektar, darah, atau bahkan potongan organ tubuh manusia.

Menurut keyakinan mereka, orang yang meneguk minuman memakai kapala bakal mendapatkan kekuatan dari sang mendiang pemilik tengkorak. Mereka juga meyakini kalau kapala yang berasal dari anak-anak dan orang-orang hasil hubungan sedarah memiliki kekuatan lebih.

Alat Musik

Alat Musik
Alat Musik via listverse.com

Semua orang menyukai musik. Dengan mendengarkan musik kesukaannya, maka orang tersebut bisa terhindar dari rasa jenuh. Untuk memainkan musik, maka orang memerlukan alat musik. Dari sekian banyak alat musik yang pernah diciptakan oleh manusia, rasanya tidak ada yang lebih menakutkan dibandingkan alat musik ini.

Di Museum Metropolitan Seni yang terletak di New York, Amerika Serikat, terdapat alat musik petik yang wujudnya menyerupai harpa. Namun tidak seperti harpa biasa, harpa yang satu ini terbuat dari tengkorak manusia.

Bagian ubun-ubun tengkorak ini sudah dihilangkan supaya bisa menjadi kotak resonansi layaknya badan gitar. Kemudian di belakang bagian tengkorak tersebut, terdapat sepasang tanduk hewan yang sengaja ditempelkan. Senar alat musik ini terentang mulai dari bagian rongga mata tengkorak hingga bagian sela-sela tanduk.

Alat musik ini diyakini berasal dari Afrika Tengah. Dari sana, alat musik tersebut kemudian dibeli atau dibarter oleh pelaut Eropa sebelum kemudian sampai ke Amerika Serikat. Alat musik ini diperkirakan sengaja dibuat memakai tengkorak manusia supaya lebih mudah menarik perhatian orang Eropa yang hendak berdagang dengan mereka.

Selain alat musik petik, ada pula alat musik kocok yang terbuat dari tengkorak. Disebut alat musik kocok karena alat musik yang satu ini memang dimainkan dengan cara dikocok layaknya marakas.

Alat musik kocok ini dibuat dengan cara menempelkan dua bilah lempengan tengkorak. Bagian rongga di antara kedua lempengan tersebut lalu diisi dengan kerikil yang bakal berbunyi saat lempeng tengkoraknya dikocok-kocok. Alat musik kocok ini pertama kali ditemukan di sebuah kuburan kuno yang terletak di Gundukan Pinson, negara bagian Tennesse, Amerika Serikat.

Sumber :
https://listverse.com/2016/12/11/10-bizarre-objects-made-from-human-skulls/
https://www.bbc.com/news/world-latin-america-40473547
https://inhabitat.com/creepy-camera-made-from-150-year-old-human-skull/
http://lithiccastinglab.com/gallery-pages/2009decembercraniumrattlespage1.htm
Blog Terbaik Anehdidunia.com