Misteri Kematian Josh Maddux, Pemuda yang Mayatnya Terjebak di Dalam Cerobong Asap
Joshua Maddux adalah seorang pemuda yang berasal dari negara bagian Colorado, Amerika Serikat. Ia ditemukan meninggal secara misterius pada tahun 2015 setelah dilaporkan menghilang beberapa tahun sebelumnya. Bagaimana kisah lengkapnya?
Lahir pada tanggal 9 Maret 1990 di negara bagian Colorado, Josh awalnya memiliki masa kecil yang cukup normal. Namun semua itu seketika berubah ketika kedua orang tuanya memutuskan untuk bercerai.
Josh kemudian tinggal bersama ayahnya, Mike. Bersama mereka, tinggal pula 2 orang saudari Josh yang masing-masingnya bernama Kate dan Ruth.
Josh Maddux
![]() |
| Josh Maddux via strangeoutdoors.com |
Meskipun tidak lagi memiliki keluarga yang utuh, Josh sejauh ini bisa menjalani kesehariannya secara normal. Di sekolah, ia dikenal sebagai murid yang giat dan disukai oleh kawan-kawannya.
Selain gemilang di bidang akademik, Josh juga memiliki bakat di bidang musik. Ia dikabarkan memiliki hobi mendengarkan musik, bermain gitar, dan bahkan menulis lagunya sendiri di kala sedang senggang.
Namun situasi suram yang menghinggapi keluarga Josh masih tetap belum menghilang. Pada tahun 2006, kakak laki-laki Josh yang bernama Zachary tewas akibat bunuh diri.
Zachary sendiri diketahui memang memiliki riwayat depresi sebelum memutuskan untuk mengakhiri nyawanya sendiri. Menurut ayah Josh, wafatnya Zachary begitu memukul Josh karena Josh sangat mengagumi kakaknya tersebut. Lebih tragisnya lagi, Zachary meninggal hanya seminggu sebelum Josh lulus SMA.
Meskipun begitu, perangai Josh sesudah itu tidak menunjukkan tanda-tanda perubahan drastis. Hingga kemudian pada tanggal 8 Mei 2008, Josh terlibat dalam insiden misterius yang kelak begitu menentukan nasibnya.
Pada tanggal tersebit, Josh pamit pada saudarinya Kate untuk pergi berjalan-jalan. Karena Josh kebetulan memang memiliki hobi berjalan-jalan menjelajahi alam seorang diri, awalnya Kate tidak curiga dan membiarkan Josh pergi begitu saja.
Kate tidak pernah menyangka kalau hari tersebut sekaligus menjadi hari di mana ia bakal melihat Josh dalam kondisi hidup-hidup untuk terakhir kalinya.
Sesudah beberapa hari berlalu, Josh tidak kunjung pulang ke rumahnya. Hal tersebut tak pelak membuat ayah dan saudari-saudari Josh merasa gelisah. Mereka menanyai teman-teman Jose dan bertanya kepada teman-teman Josh. Namun tak ada satu pun dari mereka yang tahu mengenai keberadaan Josh.
Tanggal 13 Mei alias sekitar 5 hari sesudah Josh meninggal, keluarga Josh akhirnya pergi ke kantor polisi untuk melaporkan hilangnya Josh. Mereka juga pergi menyusuri tempat-tempat yang diyakini kerap disinggahi oleh Josh. Namun hasilnya nihil. Josh tetap menghilang bak ditelan bumi.
Waktu berlalu, keluarga Josh mulai pasrah dan berhenti mencari Josh. Salah seorang saudari Josh berharap kalau Josh menghilang bukan karena ia menjadi korban peristiwa negatif atau semacamnya, tapi semata-mata karena Josh sengaja merantau ke luar kota untuk merintis karir yang sesuai dengan hobinya. Ia juga berharap bisa kembali bertemu dengan Josh dalam kondisi Josh sudah memiliki istri dan anaknya sendiri.
Harapan tersebut sayangnya kelak harus menjadi harapan kosong semata. Pasalnya beberapa tahun setelah menghilang, nasib Josh akhirnya terungkap melalui peristiwa yang sama sekali tidak pernah diduga oleh siapapun.
Ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa
![]() |
| Ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa via huftpost.com |
Tahun 2015 alias sekitar tujuh tahun sesudah Josh menghilang, seorang kontraktor yang bernama Chuck Murphy (80 tahun) bermaksud membongkar gubuk kayu yang letaknya tidak begitu jauh dari tempat tinggal Josh.
Gubuk kayu tersebut kebetulan memang merupakan milik Chuck. Namun selama beberapa tahun terakhir, gubuk tersebut berada dalam kondisi terlantar karena Chuck sempat ditahan oleh polisi atas dakwaan terlibat dalam aktivitas judi ilegal dan pelacuran.
Sebelum Chuck ditangkap, gubuk tersebut berfungsi sebagai semacam kedai. Chuck sendiri berencana merubuhkann gubuk ini supaya bisa diubah fungsinya menjadi properti baru.
Pembongkaran gubuk ini dimulai pada bulan Agustus 2015. Saat sedang membongkar cerobong gubuk dengan alat berat, didapatlah pemandangan yang membuat mereka begitu kaget.
Di cerobong tersebut, terdapat mayat seorang pria dalam kondisi telanjang bulat. Ia nampak berada dalam posisi meringkuk layaknya bayi dengan kepala menghadap ke bawah. Chuck pun spontan langsung menghubungi polisi untuk melaporkan temuannya.
Saat mayat tersebut diperiksa, terungkaplah kalau mayat tersebut adalah mayat Josh Maddux. Ironisnya, gubuk tempat ditemukannya Josh ini hanya berjarak 2 blok dari tempat tinggal Josh.
Tidak ada yang tahu apa dan bagaimana Josh bisa meninggal dalam kondisi demikian. Meskipun gubuk ini jaraknya tidak jauh dari rumah Josh, gubuk ini memang memiliki nuansa yang lumayan angker karena kondisinya yang kosong dan lokasinya yang dikelilingi oleh kerimbunan pohon cemara.
Sebagai akibatnya, jika Josh mengalami musibah di gubuk tersebut dan kemudian berteriak meminta tolong, tidak akan ada orang yang bisa mendengar teriakan Josh.
Dengan mempertimbangkan hal tersebut, polisi menduga kalau Josh pada awalnya hanya sekedar iseng memeriksa bagian dalam gubuk tersebut.
Saat ia ingin memeriksa bagian dalam cerobong, ia menanggalkan pakaiannya supaya tidak kotor. Itulah sebabnya mayat Josh ditemukan dalam kondisi telanjang bulat.
Namun saat Josh sudah berada di dalam cerobong, Josh ternyata terjepit dan tidak bisa keluar. Akibatnya, Josh pun terjebak di sana hingga akhinya meninggal akibat kehausan atau kedinginan.
Meninggal Akibat Dibunuh?
![]() |
| Meninggal Akibat Dibunuh? via strangeoutdoors.com |
Penjelasan polisi tadi nyatanya masih belum bisa diterima oleh keluarga Josh. Mereka menduga kalau Josh aslinya meninggal akibat dibunuh, lalu mayatnya disembunyikan di gubuk milik Chuck.
Penolakan juga disampaikan oleh Chuck. Menurut pengakuan Chuck, cerobong tersebut harusnya tidak bisa dimasuki oleh hewan dan manusia karena ada filter berbahan logam di dalam cerobong.
Alasan lain kenapa Josh mungkin berada di dalam cerobong karena menjadi korban pembunuhan adalah karena posisi mayatnya yang tidak wajar.
Jika posisi kepala Josh menghadap ke bawah, maka itu berarti Josh masuk ke dalam cerobong dengan cara memanjat atap terlebih dahulu, lalu terjun ke dalam cerobong. Namun hal tersebut dirasa mustahil terjadi karena adanya filter dalam cerobong dan tidak adanya alasan logis bagi Josh untuk melakukannya.
Atas pertimbangan itulah, polisi pun mulai melakukan penyelidikan untuk mencari tahu apakah Josh memang meninggal akibat dibunuh.
Salah satu orang yang dicurigai sebagai pelaku pembunuhan Josh adalah temannya yang bernama Andy. Kebetulan seperti halnya Josh, Andy juga memiliki hobi bermain gitar.
Menurut pengakuan seorang pengguna forum internet Reddit yang mengklaim dirinya mengenal Andy dan Josh, Josh menghilang tidak lama setelah berkenalan Andy. Ia menambahkan kalau Andy juga memiliki rekam jejak yang berbahaya karena sesudah lulus dari sekolah, Andy diklaim pernah membunuh seorang difabel dan seorang wanita.
Andy atau Andrew Richard Newman sendiri sedang menjalani hukuman penjara di negara bagian New Mexico atas kasus penusukan difabel tadi. Namun tidak diketahui apakah Andy juga ikut bertanggung jawab atas tewasnya Josh akibat tidak cukup bukti.
Orang lain yang dicurigai sebagai pelaku pembunuhan Andy adalah seorang pria yang sekarang sedang mendekam di penjara negara bagian Texas. Menurut klaim saksi mata, pria tersebut di masa lampau pernah terlihat sedang bersama Josh. Namun lagi-lagi, polisi tidak bisa membuktikan apakah pria tersebut memang sudah membunuh Josh.
Sekarang, mayat Josh sudah diikuburkan secara layak. Namun penyebab asli mengenai kematiannya tetap mengundang tanda tanya. Apakah ia tewas dibunuh? Atau ia tewas akibat kecerobohannya sendiri? Apapun yang sebenarnya terjadi, nampaknya tidak akan ada yang bisa menemukan jawabannya dalam waktu dekat.
Sumber :
https://www.google.com/amp/s/www.strangeoutdoors.com/strange-indoors/joshua-maddux%3fformat=amp


