PLARIUSMODIFIKASI101

Beruntung Atau Sial Orang Ini Selamat Setelah Tersambar Petir Lebih Dari Sekali

Sunday, September 02, 2018
Saat hujan, baik hujan deras atau ringan, biasanya kita akan melihat ada petir. Bila petir itu dekat, maka akan mengeluarkan suara yang menggelegar dan memekakkan telinga. Karena itulah, saat hujan, sebisa mungkin kita harus berlindung di tempat yang memiliki penangkal petir agar tak tersambar. Ada banyak kasus orang tersambar petir. Ada yang langsung meninggal, namun ada juga yang lebih beruntung masih selamat meskipun tersambar. Entah beruntung atau sial, karena ada orang yang meskipun selamat terkena sambaran petir, orang tersebut kembali tersambar petir di waktu yang hampir bersamaan, atau di waktu yang berjauhan. Berikut ini adalah orang-orang yang masih selamat meskipun tersambar petir lebih dari satu kali.

Jim Lamey


Kebanyakan orang menganggap cara untuk aman dari sambaran petir adalah berdiam diri di rumah. Namun ternyata, berdiam diri di rumah juga masih bisa tersambar petir. Hal ini menimpa pria bernama  Jim Lamey pada tahun 2009. Saat itu, Jim sedang mandi, dan tiba-tiba petir menyambar rumahnya, dan aliran listrik dari petir itu menyetrumnya lewat pipa air. Saking kuat sambarannya, Jim sampai terpental keluar bak mandi. Untung saja di dekat Jim ada putranya yang berhasil menyelamatkannya.

Belum selesai sampai di situ, petir kembali menyambar Jim 6 tahun kemudian. Saat itu Jim sedang berada di wastafel untuk mencuci piring, dan tiba-tiba petir menyambarnya. Samabran petir yang kedua ini lebih ganas, karena berhasil membuat Jim pingsan, dan terbangun dengan perut yang sakit. Untungnya, tak ada cedera yang berarti, karena hanya menderita luka bakar ringan.

Alexander Mandon


Alexander Mandon bisa dibilang lebih sial (atau beruntung) dari Jim Lamey. Saat Alexander Mandon masih menjadi anggota militer Kolombia, dia sudah disambar petir sebanyak 3 kali. Setelah sambaran yang ketiga, Alexander pun tak lagi menjadi anggota militer Kolombia. Mungkin kalian menganggap bahwa sambaran petir itu adalah peringatan dari alam bahwa Alexander memang tak cocok jadi anggota militer. Namun anggapan itu salah, karena setelah pulang, Alexander pun kembali tersambar petir untuk yang keempat kalinya pada tahun 2013, namun tetap selamat.

Mendiskusikan hal ini dengan dokter, dokter menyarankan untuk mengubur tubuh Alexander, dan hanya menyisakan kepalanya saja. Penguburan itu berlangsung selama 2 jam, agar Bumi akan menyerap listrik yang mengalir melalui tubuhnya. Cara ini memang aneh, namun terbukti manjur. Setelah itu, tak ada lagi kabar petir menyambar tubuh Alexander.

Bob Edwards


Terjatuh di lubang yang sama. Mungkin ungkapan itulah yang bisa menggambarkan situasi Bob Edwards. Pasalnya, pada tahun 2012, petir menyambar Bob sebanyak dua kali. Lebih aneh lagi, petir itu menyambar Bob di jalan yang sama. Apakah Bob hanya tersambar dua kali saja? Ternyata tidak. Petir kembali menyambar Bob untuk yang ketiga kalinya saat dia meninggalkan restoran dan hendak menuju ke truk miliknya. Karena sambaran itu, Bob harus kembali ke restorannya dengan cara merangkak.

Bob mengaku bahwa sambaran petir itu rasanya seperti memukulkan palu ke bagian dada. Efek setelah sambaran petir itu masih dirasakan Bob, yaitu telinganya berdengung, matanya sulit fokus, dan mulutnya terasa seperti mengunyah bahan logam. Tak ada cedera serius setelah terkena sambaran itu, namun Bob menderita PTSD dan kehilangan pekerjaannya, temannya, bahkan keluarganya.

Casey Wagner


Casey mungkin mengalami kejadian yang lebih tak mengenakkan dibandingkan orang-orang yang tersambar petir sebelumnya. Pasalnya, dia tersambar petir 2 kali dalam waktu yang berdekatan. Kejadian sambaran petir pertamanya terjadi pada tahun 2013. Saat itu, sedang berlangsung sebuah festival di Texas. Saat festivalnya sedang berlangsung, rupanya terjadi badai. Casey dan teman-temannya pun berusaha mencari perlindungan, sampai akhirnya petir menyambar Casey sebanyak 2 kali dalam waktu yang berdekatan. Setelah ditelusuri, ternyata saat terjadi sambaran petir, Casey berada di dekat pohon. Padahal, berdiri di dekat pohon saat terjadi sambaran petir adalah hal yang seharusnya jangan dilakukan.

Menurut Casey, sambaran petirnya itu terdengar seperti suara shotgun yang ditembakkan dua kali di dekatnya. Beruntung, Casey masih bisa hidup setelah terkena sambaran tersebut.

Beth Peterson


Beth Peterson adalah seorang penulis buku berjudul Life After Lightning (Kehidupan Setelah Terkena Petir). Dalam buku itu, Beth menceritakan awal mulanya dia bisa tersambar petir. Menurutnya, petir pertama kali menyambarnya saat dia bekerja di militer sebagai seorang spesialis dan ditugaskan di Georgia pada tahun 1992. Saat itu, dia sedang berjalan di luar, sampai tiba-tiba petir menyambarnya. Petir tersebut tak menyambar Beth melalui media apapun, namun menyambarnya secara langsung. Setelah sambaran pertama itu, Beth mengaku sempat mengalami kehidupan setelah kematian, dan Tuhan menanyakannya apakah dia masih ingin hidup dan kembali ke Bumi atau menuju ke surga. Beth pun memilih untuk kembali ke Bumi, meskipun konsekuensinya adalah tubuhnya merasakan kesakitan. Untungnya masih banyak orang yang menolong Beth.

Masih belum selesai Beth berhasil menghilangkan rasa takutnya akan petir, Beth kembali tersambar untuk kedua kalinya. Karena sambarannya itu, emosi Beth jadi sedikit terguncang, namun proses penyembuhannya masih berlangsung. Sepuluh jari kaki Beth juga harus diamputasi serta mengalami sakit kepala yang luar biasa karena sambaran petirnya.

Roy Sullivan


Roy Sullivan merupakan pemegang resmi rekor orang paling banyak tersambar petir di Guinness World Records. Total, Roy Sullivan tersambar petir sebanyak 7 kali. Seringnya Roy tersambar petir itu terbilang wajar, mengingat dia bekerja sebagai penjaga taman di Virginia, dan sering bertugas di luar ruangan. Dia pernah tersambar petir saat berada di tengah hutan, dan pernah juga salah satu sambaran petirnya membuat rambutnya terbakar.

Setelah tersambar sebanyak 3 kali, Roy mulai berpikir bahwa alam mulai berkonspirasi untuk melukai dirinya. Menurut Roy, suatu ketika pernah satu awan terlihat mengejarnya. Roy berusaha untuk kabur, namun tetap saja petir menyambarnya. Tragisnya, Roy meninggal dunia pada tahun 1983 akibat bunuh diri dengan pistol. Penyebabnya bunuh diri itu tak ada hubungannya dengan petir, melainkan karena cinta yang tak terbalas.

Melvyn Roberts


Meskipun pemegang rekor orang yang paling banyak tersambar petir adalah Roy Sullivan, ternyata masih ada orang lain yang tersambar petir lebih banyak dari Roy. Dia adalah Melvyn Roberts. Kabar mengenai Melvyn jadi berita utama pada tahun 2011, di mana pada saat itu dia tersambar petir sebanyak 6 kali. Pengalamannya tersambar petir berlanjut pada tahun 2015, di mana pada tahun itu dia mengaku tersambar petir sebanyak 5 kali. Melvyn mengaku tersambar petir saat berada di teras, dan tersambar 2 kali saat sedang mengendarai mesin pemotong rumput. Karena kejadian ini, sang istri pun menghimbau agar sang suami tidak mendekatinya saat sedang terjadi badai.

Menurut Melvyn, tersambar petir itu rasanya seperti dimasak luar dalam. Tentu saja, tersambar petir sebanyak total 11 kali ada efek yang dialaminya. Melvyn menyebutkan bahwa setelah terkena sambaran petir itu, dia menderita sakit kepala yang luar biasa, kesulitan bicara, kerusakan pada syarafnya, dan juga kehilangan beberapa ingatannya. Melvyn mengaku bahwa dia kesulitan mengingat masa kecil dari anak-anaknya.

Itulah orang-orang yang tetap bisa selamat meskipun tersambar petir sebanyak lebih dari satu kali. Mereka termasuk orang beruntung, karena masih diberikan kesempatan hidup. Namun, mereka juga termasuk orang yang sial karena harus merasakan sambaran petir berkali-kali. Jadi, sebenarnya mereka itu beruntung atau sial?

referensi:
http://listverse.com/2018/06/02/10-people-who-have-been-struck-by-lightning-multiple-times/



close