PLARIUSMODIFIKASI101

Misteri Rack Man, Mayat Korban Pembunuhan yang Diikat Pada Tiang

Thursday, June 04, 2020
Kasus pembunuhan merupakan kasus kriminal yang senantiasa bakal menarik perhatian siapapun. Pasalnya ada tantangan tersendiri saat mereka yang menyelidiki kasusnya harus mencari tahu bagaimana cara korban tewas dibunuh dan kenapa ada orang yang tega mencabut nyawa korban. Lebih memusingkan lagi jika identitas korban tidak bisa langsung diketahui dan korban tewas dibunuh dengan cara yang tidak wajar.

Hal macam itulah yang ada kasus Rack Man (Manusia Batang), kasus penemuan mayat korban pembunuhan di Australia pada tahun 1994. Kasus ini masih belum dapat dipecahkan hingga sekarang dan kerap disebut-sebut sebagai kasus pembunuhan paling membingungkan yang pernah terjadi di Australia.

Mark Peterson sedang berlayar memakai kapalnya di Sungai Hawskerbury
 Mark Peterson sedang berlayar memakai kapalnya di Sungai Hawskerbury via unsolvedtruecrime.com
Semuanya bermula ketika pada tanggal 11 Agustus 1994, seorang nelayan lokal yang bernama Mark Peterson sedang berlayar memakai kapalnya di Sungai Hawskerbury, sebelah utara Sydney. Cuaca terlihat cerah dan sepintas hari tersebut tidak akan berbeda dengan hari-hari biasanya. Namun itu sebelum Peterson menemukan sesuatu di bawah air yang bakal membuatnya kebingungan bukan main.

Saat Peterson sedang menarik jalanya yang sedang terendam di bawah air, jala tersebut terasa berat. Pada  awalnya Peterson tidak merasa curiga. Justru ia merasa sumringah sekaligus penasaran karena normalnya, jala yang berat menandakan kalau ada ikan atau hewan besar yang tertangkap di jalanya.

Setelah bersusah payah, Peterson akhirnya berhasil menarik keluar jala tersebut sepenuhnya dari dalam air. Barulah Peterson menyadari kalau benda yang tersangkut di jalanya bukanlah ikan atau semacamnya, melainkan tiang logam yang bentuknya menyerupai tulang ikan atau salib bermata banyak. Pada tiang salib tersebut, terdapat kantong plastik besar yang terikat pada tiang.

Peterson menyadari kalau benda yang tersangkut di jalanya
Peterson menyadari kalau benda yang tersangkut di jalanya via unsolvedtruecrime.com
Peterson yang kebingungan kemudian memutuskan untuk melihat lebih dekat apa yang ada di dalam kantong plastik tersebut. Saat itulah, ia melihat ada tulang belulang yang tersembul di dalamnya. Merasa bingung dengan penemuan tersebut, Peterson memutuskan untuk melaporkan temuannya ini kepada polisi.

Saat polisi akhirnya tiba, polisi langsung melakukan pemeriksaan pada tulang belulang yang ada pada kantong plastik tersebut. Berdasarkan pemeriksaan, polisi menyimpulkan kalau tulang tersebut adalah tulang kerangka manusia. Menurut dugaan polisi, pada awalnya orang malang tersebut diikat pada tiang logam sambil ditutupi dengan plastik, kemudian diceburkan ke dalam sungai.

Karena tidak bisa melepaskan diri, orang tersebut kemudian tewas tenggelam di tempat. Lama kelamaan, mayatnya membusuk hingga akhirnya tinggal menyisakan tulang kerangka yang terikat pada tiang tadi. Polisi juga menemukan kalau saat diikat pada tiang, orang tersebut sedang mengenakan kaos polo dan celana training. Namun selain itu, tidak ada kartu identitas ataupun benda lain yang bisa digunakan oleh polisi untuk mengidentifikasi korban.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kasus ini, polisi kemudian membawa mayat ke kantor polisi. Berdasarkan pemeriksaan yang lebih mendalam, korban diketahui sebagai seorang pria berambut hitam dan berusia antara 21 hingga 46 tahun. Korban diketahui tewas dengan cara dipukul memakai benda tumpul di bagian kepalanya. Sesudah tewas, barulah korban diikat pada tiang dan diceburkan ke dalam sungai.

Korban diperkirakan tewas dibunuh pada tanggal 11 Januari 1993 dan sudah terendam di bawah air selama kurang lebih satu tahun. Karena mayat korban sudah rusak akibat terlalu berada di bawah laut, polisi tidak bisa menganalisa sidik jari korban untuk mengetahui identitasnya.

Pemeriksaan juga dilakukan pada tiang logam yang terikat dengan tubuh korban. Alih-alih memberikan titik terang, analisa pada tiang logam tersebut justru malah membuat polisi semakin takjub sekaligus kebingungan. Pasalnya tiang logam tersebut diketahui bukan sekedar batangan logam biasa yang digabungkan secara asal-asalan. 

Siapapun pembuat tiang logam ini, ia diketahui sudah sangat berpengalaman di bidangnya karena tiang logam buatannya ini terlihat sangat rapi. Polisi bahkan menduga kalau tiang logam tersebut dirakit sedemikian rupa supaya cocok dengan postur tubuh korban. Dan karena tiang logam ini amatlah berat, polisi memperkirakan kalau pelaku tidak bekerja sendirian. Namun identitas pelaku, motifnya melakukan pembunuhan, dan alasan mengapa ia repot-repot membuat tiang logam semuanya masih menjadi misteri bagi polisi.

polisi pun kemudian membuat rekonstruksi wajah Rack Man
polisi pun kemudian membuat rekonstruksi wajah Rack Man via unsolvedtruecrime.com
Merasa kalau penyelidikan yang mereka lakukan membentur jalan buntu, polisi pun kemudian membuat rekonstruksi wajah korban saat masih hidup dan mempublikasikan gambarnya ke media-media. Polisi berharap jika ada yang mengenali wajah korban, maka polisi bisa mendapatkan petunjuk untuk membantu memecahkan kasus ini. Untuk menarik minat publik, polisi juga menjanjikan hadiah uang yang nilainya menggiurkan.

Sembari menunggu datangnya informasi dari mereka yang mungkin tahu akan identitas korban, polisi juga meminta saran kepada pabrik-pabrik garmen mengenai pakaian yang dikenakan korban, serta kepada pakar logam mengenai apakah mereka memiliki informasi mengenai tiang logam yang membelenggu tubuh korban. 

Polisi juga menyelidiki kasus-kasus orang hilang sambil mencari kecocokan dengan kasus ini. Tes DNA dan gigi dilakukan untuk membantu mengungkap identitas korban. Namun lagi-lagi, semua upaya tersebut  tidak berhasil mendatangkan hasil yang diharapkan. Karena identitas korban tidak diketahui, media-media setempat kemudian menjuluki korban dengan nama alias “Pria yang Melekat pada Batang” (Rack Man).

Selama lebih dari 20 tahun semua hal terkait Rack Man masih diliputi kabut misteri. Namun pada tahun 2018, polisi akhirnya berhasil mengetahui identitas korban. Korban diketahui bernama asli Max Tancevski, seorang pria berusia 37 tahun yang diketahui memiliki hobi bermain judi. 

Salah satu alasan mengapa polisi meyakini jika Tancevski adalah identitas asli korban adalah karena Tancevski dilaporkan tidak pernah terlihat lagi sesudah tanggal 11 Januari 1993, tanggal yang juga diperkirakan sebagai tanggal kematian korban. Pemeriksaan pada rekening korban juga menemukan kalau sebelum ia menghilang, Tancevski sempat menarik uang dalam jumlah yang amat besar dari rekeningnya sendiri.

Dengan melihat hal-hal tadi, polisi pun memperkirakan kalau Tancevski sedang terlilit hutang dan ia menarik uang dari rekeningnya untuk membayar hutang tersebut. Namun entah karena uang tersebut tidak cukup atau membayar hutangnya atau karena ada sebab-sebab lain, pihak yang dihutangi merasa marah dan kemudian membunuh Tancevski.

Anggaplah Tancevski tewas dibunuh karena ia tidak bisa membayar hutangnya, lantas mengapa mayatnya sampai harus diikat pada tiang logam yang bentuknya aneh? Jika yang membunuh Tancevski adalah geng kriminal, maka membuang mayatnya dalam kondisi demikian bisa dimaksudkan sebagai cara untuk menunjukkan bahwa jika ada yang mencari masalah dengan geng tersebut, maka orang yang bersangkutan akan bernasib sama dengan Tancevski.

Ada pula yang berspekulasi kalau Tancevski tewas dibunuh oleh kelompok penganut aliran sesat. Jika yang membunuh Tancevski memang mereka, maka hal tersebut bisa menjelaskan kenapa mayat Tancevski ditemukan dalam kondisi yang begitu tidak wajar karena hal tersebut merupakan bagian dari ritual kepercayaan mereka.

Meskipun identitas Rack Man sudah berhasil diketahui, pelaku pembunuhannya masih tetap belum diketahui hingga sekarang. Polisi dan khalayak umum pun hanya bisa menerka-nerka mengenai siapa pelaku pembunuhannya dan apa motif mereka melakukan pembunuhan serta membuang mayatnya dengan cara demikian. Layaknya Rack Man yang tersembunyi di bawah air dan keberadaannya sempat tidak disadari oleh publik, jawaban dari kasus ini nampaknya masih akan tetap tersembunyi dan belum akan terpecahkan dalam waktu dekat.

Sumber :
https://mysteriousuniverse.org/2019/04/the-mysterious-unsolved-murder-of-the-rack-man/
https://unsolvedtruecrime.com/2018/08/31/rackman/



close